Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Tekan Laju Inflasi, Pemkot Imbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan

102
Ilustrasi

Agar inflasi di Kota Kendari selalu terjaga, pemerintah kota (pemkot) mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan pekarangan yang kosong, dengan melakukan urban farming atau kegiatan pertanian dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk membantu kebutuhan sehari-hari.

Laporan: Waty, Kendari.

 

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, urban farming secara tidak langsung dapat mengubah kreatifitas masyarakat perkotaan dalam bertani supaya lebih praktis, di mana keterbatasan lahan yang dimiliki tidak menjadi alasan.

Dengan melakukan urban farming dapat mendorong masyarakat untuk mandiri, memperdaya masyarakat yang berujung pada kesejahteraan, dan dapat menekan inflasi. Di mana inflasi di Kota Kendari salah satu penyebabnya adalah kelompok bahan makanan termasuk kelompok sayur sayuran dan buah-buahan.

“Saya berharap masyarakat dapat mempraktikkan dengan memanfaatkan lahan kosong di pekarangan menjadi lahan yang produktif, sehingga dapat memberikan manfaat,” ungkapnya, Selasa (3/3).

Berkebun sayuran atau menanam sendiri dapat menghemat pengeluaran untuk keperluan dapur. Kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk menuju ke pasar atau supermarket jika ingin mendapat sayuran yang diinginkan.

Tinggal menanam di rumah dan memanen sendiri pasti lebih baik. Urban farming juga berpotensi menjadi sumber penghasilan. Selain menikmati hasil berkebun sendiri, juga berpeluang memperoleh pendapatan atau keuntungan dari hasil menjual sayuran yang ditanam.

Olehnya itu, masyarakat harus mulai terbiasa untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk tanaman sayur-sayuran, dengan urban farming juga dapat mengurangi ketergantungan Kota Kendari pada daerah lain.

Dalam bertani tidak melulu dilakukan di lahan sawah yang luas. Masyarakat yang bermukim di perkotaan juga bisa bertani secara mandiri dengan memanfaatkan lahan terbatas, di pekarangan rumah maupun kantor.

Urban farming memiliki berbagai macam manfaat. Pertama, bisa memenuhi kebutuhan pangan yang berkualitas. Dengan melakukan urban farming akan membantu ekonomi rumah tangga yang lemah dalam memperbaiki kualitas pangan.

Hasil urban farming juga lebih segar. Hal itu disebabkan tidak ada proses pengamanan, penyimpanan, dan pendistribusian yang biasanya memakan waktu berhari-hari. Lebih baik lagi, urban farming dapat memperbaiki keamanan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA). (*)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.