Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Tawaran Dikbud Konsel soal Guru Honorer yang Dibayar dari Dana BOS

112
Erawan S Yuda.

Andoolo, BKK- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menginginkan guru honorer yang dibayar dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) diangkat menjadi honor daerah (honda).

“Mengenai hal itu, saya sudah usulkan kepada pak bupati agar guru honorer yang mengajar di Laonti yang masih dibayar dari dana BOS bisa diangkat menjadi honorer daerah, tanpa tes. Alhamdulilah pak bupati merespons baik hal tersebut,” kata Kadisdikbud Konsel Erawan S Yuda, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/3).

Menurut dia, jika mereka diwajibkan untuk ikut tes melalui CAT maka dikhawatirkan orang luar yang masuk di daerah itu.

“Kalau orang luar yang masuk maka pembelajar tidak akan maksimal, karena biasanya satu hari masuk kerja, satu hari keluar. Hal ini, yang harus diantisipasi. Jadi, kita angkat guru-guru asli di daerah itu,” ucapnya.

Erawan menambahkan, jika selama ini mereka dihonor dari dana BOS sebesar Rp250 ribu per bulan maka selanjutnya bisa menerima gaji sebesar Rp1 juta pe rbulan. Artinya, dengan dana itu, bisa merasakan sedikit kesejahteraan.

Disebutkan, pada tahun pertama, Bupati Surunuddin Dangga fokus di bidang kesehatan.

“Tahun ini atau tahun-tahun ke depannya, bupati akan fokus di bidang pendidikan. Sudah mewacanakan dana biaya operasional sekolah daerah (BOSDa) untuk guru horner yang berada di wilayah pesisir atau terpencil di Konsel,” pungkasnya. (r2/man)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.