Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

PT Trias Dilaporkan Serobot Hutan Lindung di Kabaena

103
Ilustrasi

Kendari, BKK- PT Trias Jaya Agung dilaporkan menyerobot kawasan hutan lindung saat membangun jalan menuju terminal khusus atau jetty di Pesisir Pantai Desa Langkema Kecamatan Kabaena Selatan Kabupaten Bombana.

“Ini berawal adanya laporan dari masyarakat bahwa ada 4 titik masuk hutan lindung. Yang dipermasalahkan dari laporan masyarakat itu adalah jalannya yang melewati hutan lindung,” ujar Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan pada Dinas Kehutanan (Dishut) Sulawesi Tenggara (Sultra) Beni Raharjo, Senin (9/3).

Menyusul hal itu, pihaknya secepatnya melakukan verifikasi bersama PKH, untuk memastikan kebenaran laporan tersebut.

“Yang akan kita cek yaitu fisik jalan. Di desk analisis dan kajian kita juga betul, titik yang dilaporkan itu dari citra satelit adalah tipe penutupan jalan,” katanya.

Beni menyebut, bila jalan tersebut ditarik ke atas memang menuju PT Trias. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan pelakunya.

“Kan yang buat atau yang lalu lalang ke sini (jalan), kita belum tahu. Pada saat di lapangan akan diketahui digunakan pihak mana, baru kita bisa tunjuk pelakunya,” ucapnya.

Dia menegaskan, pembuatan jalan menerobos hutan lindung merupakan pelanggaran, sebagaiman diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013.

“Jika terbukti bisa dipidana 8-20 tahun penjara, untuk corporate. Kemudian denda Rp20-50 miliar,” tandas Beni.

Ditambahkan, jika dari hasil verifikasi ditemukan ada dugaan pelanggaran maka verifikasi selanjutnya sudah melibatkan pihak kepolisian atau penyidik. Pelibatan aparat penegak hukum sebagai upaya pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) dalam kepenringan penyelidikan.

Lebih lanjut, Beni memastikan, selan waktu verifikasi dan pulbaket tidak akan lama. hanya memakan sepekan. (m2/man)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.