Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Polda Segara Tahap II Kasus Penembakan Randi

66
Kombespol La Ode Aries El Fathar. (FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

 Kendari, BKK- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) masih koordinasi dengan jaksa untuk pelimpahan tersangka berikut barang bukti atau tahap II kasus penembakan Immawan Randi.

“Minggu depan kita akan limpahkan. Kita masih tunggu hasil koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sultra,” terang Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra Komisaris Besar Polisi (Kombespol) La Ode Aries El Fathar melalui pesan WhatssApp, Selasa (3/3).

Diberitakan, Brigadir AM ditetapkan sebagai tersangka penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Immawan Randi (21). Timah panas milik Brigadir AM menembus  dada Randi saat aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra pada 26 September.

AM merupakan satu dari 6 polisi yang membawa senjata saat pengamanan demonstrasi. Dari keenamnya, hanya 3 yang melepas tembakan, yang salah satu peluru yang dilepas itu mengenai Randi dan ibu Putri. Hasil uji balistik menunjukkan peluru yang mengenai Randy dan Ibu Putri berasal dari senjata Brigadir AM.

Berkas kasus penembakan Immawan Randi akhirnya dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejati Sultra setelah 4 kali bolak-balik.

Sesuai petunjuk pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi (P19). Jaksa menginginkan dimasukkan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (m2/man)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.