Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

PKB: Demokrat Bukan Penentu Kemenangan Siska, tapi Penyebab Kekalahan AJP

120

KENDARI, BKK- Pernyataan Ketua Partai Demokrat Kota Kendari Suri Syahriah Mahmud mendapat tanggapan sinis dari sesama partai yang tergabung dalam Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) soal klaim penentu kemenangan Siska Karina Imran di Pemilihan Wakil Wali Kota (Pilwawali) Kendari 5 Maret.

Fraksi DKI terdiri atas Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Persatuan Indonesia (Perindo). Suri Syahriah mengatakan, Demokrat menjadi penentu kemenangan Siska.

Adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Kendari Rahman Tawulo berpendapat sebaliknya.

“Demokrat bukan penyebab kemenangan Siska, melainkan penyebab kekalahan Adi Jaya Putra (AJP). Siska kalah jika Demokrat tidak membelot di detik-detik terakhir,” kata Rahman Tawulo, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/3).

“Saya mau balik pernyataan Bu Suri. Karena kami di Fraksi DKI menilai yang mengakibatkan kekalahan AJP itu adalah Fraksi DKI dalam hal ini Demokrat,” ujarnya.

Rahman Tawulo berpendapat, Fraksi DKI tidak konsisten dalam menentukan pilihan di pilwawali.

ia mengungkapkan, semenjak Siska Karina ditetapkan sebagai cawawali oleh 3 partai pengusung dan diikuti penetapan AJP oleh PKS, tercatat 3 kali terjadi perubahan arah dukungan.

“Kronologisnya begini, setelah penetapan Siska sebagai cawawali maka PKB, Demokrat, dan Perindo langsung melakukan pertemuan agar dalam pemilihan sepakat untuk memilih Siska.”

“Saat itu saya bilang siap, tidak ada masalah, selama solid. Tapi, 1 bulan berlalu kami kembali melakukan pertemuan dengan permintaan Bu Suri yang menginginkan berpindah dukungan ke AJP,” lanjut Rahman Tawulo.

Akibat tidak konsisten dalam menentukan pilihan itu, Rahman Tawulo akhirnya meminta Fraksi DKI untuk membatalkan rekomendasi dukungan ke Siska untuk menunggu dukungan yang lebih pasti, sampai akhirnya Fraksi DKI memantapkan memilih AJP.

“Tapi, pada saat hari pemilihan, pada pukul 09.00 Wita, tiba-tiba Bu Suri meminta agar dukungan ke AJP berpindah ke Siska tanpa mengatakan alasan yang jelas. Pada saat itu saya juga bingung dan tetap konsisten memilih AJP,” terang Rahman.

“Jadi, kalau Demokrat mengatakan penentu kemenangan Siska, maka itu tidak benar. Yang benar adalah penyebab kekalahan AJP,” ujar Rahman. (m1/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.