Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Kementan Setujui Muna Jadi Pengembangan jagung Kuning di Sultra

100

RAHA, BKK – Kementrian Pertanian (Kementan RI) menyetujui Kabupaten Muna dijadikan sebagai sentra pengembangan jagung kuning di Sultra.

Hal itu ditandai dengan datangnya investor PT Datu Nusra Agribisnis (DNA) bersama Kepala Balai karantina Sultra, Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Sultra dan para Kadis Pertanian se-Sultra dalam rapat sosialisasi peluang usaha ekspor komoditi tanaman pangan tingkat Provinsi Sultra di Aula Kantor Bupati Muna, Senin (9/3).

Kadis Tanamanan Pangan, Perkebunan dan Holtikultura Muna, Anwar Agigi mengatakan jika saat ini Sultra telah diploting pemerintah pusat untuk menjadi pengembangan tanaman pangan untuk ekspor.

“Tanaman pangan yang dploting untuk ekdpor itu, nomor satu adalah Jagung kuning. Hal ini sudah dilakukan Pemda Muna. Muna akan menjadi sentra kualitas ekspor di Sultra. Kabupaten Muna siap ekspor jagung langsung dari Kabupaten Muna,” katanya.

Dikatakan, dengan adanya ekspor jagung, maka kedepannya dirinya memastikan jika jagung tidak hanya dijadikan sebagai makanan ternak. Akan tetapi juga diekspor antar negara.

Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba mengungkapkan sangat berterimakasih daerah yang dipimpinnya ini dijadikan sebagai pengembangan tanaman jagung kuning se-Sultra. Apalagi, sambung dia, dengan datangnya investor PT DNA yang dihadiri langsung oleh Komisaris Utamanya, Dean Novel MM.

“Kita sangat berterimakasih atas datangnya pak Dean Novel MM di Muna. Bicara Jagung, pasti tuntas bersama beliau ini seperti di Dompu dan Gorontalo.  Khusus di Muna, 1 tahun terahir ini kita sudah ekspor sekitar 10.000 ton jagung,” ungkapnya.

“Kita di Muna, memang ada kebijakan jika DD itu 30 persenya diperuntukkan bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa. Alhamdulilah, kita sukses melakukanya. Hal ini terbukti Desa Lakandito berhasil meriah juara  1 nasional dalam program inovasi desa tahun 2019 dengan produk jagung kuning,” ucapnya.

Rusman juga menjelaskan bahwa saat di Desa Lakandito telah ada 70 hektar jagung kuning. Bahkan tahun 2020, sudah disiapkan 300 hektar lahan untuk pengembangan jagung di Desa Lakandito.

“Tentu semua upaya yang kita lakukan, untuk mensejahtrakan masyarakat Kabupaten Muna. Saya berterimakasih kepada pihak investor pak Dean Novel yang telah datang di Muna dan bagi semua peserta sosialisasi saya ucapkan selamat datang dan selamat mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya. (tri/r4)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.