Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Ikuti Imbauan Pemerintah, Pameran Travel dan Properti Ditunda

160
Suasana pertemuan antara panitia dengan Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Erik Budi Setiawan (kiri depan) dan Branch Manager Garuda Indonesia Cabang Kendari Syaiful Bahri di Kantor Bank BTN Kantor Cabang Kendari, Senin (16/3).

KENDARI, BKK – Pelaksanaan pameran travel dan properti dengan nama Sultra Travel & Property Fair 2020 terpaksa harus ditunda. Penundaan tersebut untuk mengikuti imbauan pemerintah agar meniadakan kegiatan yang mendatangkan massa atau orang banyak  menyusul mewabahnya penyakit Corona (Covid-19).

Pameran yang  dijadwalkan berlangsung 19-22 Maret di Atrium Lippo Plaza Kendari tersebut diundur sampai situasi  dan kondisi akibat virus Corona normal kembali.

Keputusan penundaan jadwal pameran ini diambil dalam pertemuan panitia pelaksana dengan Branch Manager Garuda Indonesia Cabang Kendari Syaiful Bahri dan Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Kendari Erik Budi Setiawan di Kantor Bank BTN Cabang Kendari, Senin (16/3). Selain itu, keputusan ini juga diambil panitia setelah menerima masukan dari peserta dan pihak lain serta mempertimbangkan berbagai faktor.

“Kita harus menyikapi imbauan pemerintah dengan mengikuti imbauan agar tidak melaksanakan kegiatan yang mendatangkan massa. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kita terhadap pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona,” kata Erik.

Syaiful menambahkan, penundaan STPF disebabkan faktor force majeure. Dijelaskan, keputusan pemerintah menetapkan sebagai darurat Corona harus dihargai dan dihormati.

“Oleh karena itu mau tidak mau kegiatan ini kita tunda dulu sampai suasana sudah kondusif,”  kata Syaiful.

Ketua Pantia Pelaksana Juli Mulkian menambahkan, secara teknis persiapan panitia untuk melaksanakan kegiatan ini sudah 90 persen dan tinggal finalisasi untuk dilaksanakan. Persiapan, kata dia, hampir sepenuhnya rampung.

“Tapi faktor nonteknis dengan adanya kasus virus Corona ini yang terpaksa kita mengambil langkah-langkah strategis dengan menunda pelaksanaannya,” ujar Mulkian.

Menurut dia, jika situasi kembali normal hingga masa imbauan untuk lockdown 14 hari ke depan, maka STPF dijadwalkan pada April 2020.

“Semoga setelah penundaan, kegiatan ini dapat terlaksana sesuai harapan,” katanya. (r1/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.