Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

H Sulkarnain Minta Dinsos Kerja Maksimal Tekan Angka Kemiskinan

94
Saat Wali Kota Kendari H Sulkarnain menyerahkan bantuan kepada KPM. (FOTO: HUMAS PEMKOT KENDARI)

KENDARI, BKK – Wali Kota Kendari H Sulkarnain meminta, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari untuk bekerja maksimal menekan angka kemiskinan di Kota Kendari dan mewujudkan visi misi Kota Kendari.

H Sulkarnain melanjutkan, program bantuan sosial pangan merupakan program prioritas nasional dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia.

“Keberhasilan program tersebut karena telah terintegrasi dengan seluruh bantuan sosial dan disalurkan tepat waktu,” ujar H Sulkarnain dalam sambutannya pada Rapat Teknis Program Sembako sekaligus launching Bantuan Sosial Pangan Penerima Sembako Kota Kendari 2020, Senin (9/3).

Sehingga, ucap dia, mampu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin, serta mengurangi beban keluarga penerima manfaat (KPM) terhadap kebutuhan pokoknya.

“Kita cukup bangga, karena program bantuan sosial pangan turut berkontribusi terhadap angka kemiskinan di Indonesia. Pada Maret 2019 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka kemiskinan menjadi 9,41%,” paparnya.

Dikatakan, ini merupakan pertama kali dan terendah dalam sejarah Indonesia. Dia bilang, Kota Kendari juga sudah berada dalam perhitungan penurunan secara nasional, dan dapat menekan angka inflasi di Kota Kendari.

“Penurunan angka kemiskinan tersebut menurut BPS karena program bantuan sosial yang meningkat hingga 87,6%, yang diterima tepat waktu dan tepat sasaran oleh masyarakat penerima bantuan,” jelasnya.

Lebih lanjut, H Sulkarnain mengatakan, program bantuan sosial masuk di Kota Kendari sejak 2013, dengan nama beras miskin (raskin). Dengan sistem pembayaran uang tebusan 1.600 per kilogram (kg).

Selanjutnya, lanjut dia, program tersebut berganti nama menjadi program rastra pada 2014, dengan tetap menetapkan harga tebut per KPM. Pendistribusiannya dilakukan di kantor lurah masing-masing.

“Selaku wali kota, saya sangat menyambut baik launching program sembako 2020. Oleh karenanya, kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari sebagai garda terdepan program bantuan sosial pangan Kota Kendari bisa bekerja dengan maksimal dalam rangka menekan angka kemiskinan dan mewujudkan visi misi Kota Kendari,” tandas H Sulkarnain.

Sementara, Kepala Perum Bulog Divre Sultra Ermin Tora mengatakan, bahwa saat ini tercatat Perum Bulog meluncurkan produk beras berfortifikasi. Beras kualitas bermerek fortivit ini mengandung zat gizi yang di perlukan oleh tubuh. Seperti, kata dia, mikro vitamin, vitamin A, B kompleks dan zinc. Bahkan, papar dia, fortivit sudah mendapatkan jaminan dari kementrian kesehatan melalui BPOM.

“Alhamdulillah kami telah mendapatkan dukungan dari wali kota melalui surat dalam rangka pelaksanaan program sembako, dengan mengoptimalkan beras Bulog,” pungkasnya. (nir-m4)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.