Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Golkar Tunda Musda

66
Sekretaris Golkar Sultra Muhammad Basri (tengah) bersama panitia penjaringan. (MITA/BKK)

KENDARI, BKK- Menyusul batalnya keikutsertaan Ridwan Bae di pemilihan ketua, Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) ditunda selama sepekan. Musda yang awalnya dijadwalkan 5 Maret diundur ke 11 Maret.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sultra Muhammad Basri soal ini menerangkan, Selasa (3/3), alasan penundaan karena persoalan jadwal yang bersamaan di tanggal 5.

“Memang betul ditunda, setelah kami menemui ketua umum (ketum) Pak Airlangga Hartarto untuk menyampaikan kesiapan Golkar Sultra melaksanakan musda. Ketum langsung menyarankan kepada kami untuk ditunda karena banyak acara yang bersamaan di tanggal 5,” kata Basri.

Basri melanjutkan, dalam pertemuan dengan ketum, pihaknya akhirnya diberikan saran untuk melaksanakan musda di tanggal 9,10, dan 11 dikarenakan di tanggal itu tidak padat.

“Agar setidaknya Musda Golkar Sultra bisa dihadiri Wakil Ketua Golkar,” kutip Basri.

“Akhirnya kita pilih tanggal 11 karena hotel yang kita pakai musda kosongnya di tanggal 11. Intinya, tertundanya musda hanya soal padatnya jadwal yang bersamaan dengan acara lain. Karena rata-rata ambil tanggal 5,” ungkap Basri.

Basri menjelaskan, waktu pelaksanaan musda sebenarnya masih panjang, karena berdasarkan surat dari DPP, musda itu selesai akhir Maret.

“Tetapi, karena sebelumnya beredar surat bahwa batas musda 5 Maret, akhirnya waktu itu Golkar Sultra menetapkan di tanggal tersebut. Tetapi setelah berkonsultasi kembali, ternyata waktunya masih panjang. Jadi kami pastikan tanggal 11 musda digelar,” terang Basri.

Sementara, menyusul ditundanya musda, apakah proses pendaftaran bakal calon (balon) akan diperpanjang atau bagaimana? Basri mengatakan, Golkar masih akan melakukan rapat tingkat steering committee guna menindaklanjuti tertundanya musda yang akan kembali dilaksanakan 11 Maret nanti.

Sekretaris tim penjaringan balon Ketua DPD Golkar Sultra Dewiyati Tamburaka mengungkapkan, meskipun putusan sudah ada terkait penundaan musda, tetapi tim penjaringan tidak bisa mengambil kesimpulan sendirian apakah diperpanjang atau tidak.

“Nanti SC akan rapatkan kembali  pendaftaran calon yang akan mendaftar, apakah diperpanjang atau bagaimana. Usai dirapatkan, maka kita akan diumumkan hasil rapat,” terang Dewiati Tamburaka.

Diketahui, hingga 3 Maret, jumlah pelamar yang mengambil formulir masih 6 orang, yaitu Bupati Wakatobi H Arhawi, Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga, Wakil Ketua DPRD Sultra Herry Asiku, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Haris Andi Surahman, dan Rusmin Abdul Gani. (m1/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.