Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Dikmudora Sebut Pensiun Jadi Faktor Kekurangan Guru di Kendari

61
Ilustrasi.

Kendari, BKK- Kota Kendari masih mengalami kekurangan guru sebanyak 640 orang, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikn (GTK) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Drs Muhammad Rafiuddin menuturkan, kekurangan tenaga guru TK, SD dan SMP disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, adanya masa pensiun guru.

“Dikmudora Kendari membutuhkan tambahan tenaga pendidik dari beberapa mata pelajaran,” ujarnya, Rabu (4/3).

Rafiuddin membeberkan, di tingkat satuan pendidikan Kota Kendari, terdapat beberapa mata pelajaran yang mengalami defisit guru. Di antaranya, guru kelas, Pendidikan Agama Islam (PAI), pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), seni budaya, serta teknologi dan informasi.

“Masih banyak mata pelajaran yang belum terpenuhi gurunya, misalnya saja di ditingkat SD, saat ini kita mengalami kekurangan sebanyak 328 orang, begitupun ditingkat TK, dan SMP juga kekurangan,” katanya.

Menurut  Rafiuddin, persoalan di sekolah tidak hanya terkait dengan kekurangan guru, namun juga terdapat beberapa sekolah yang jumlah gurunya berlebih.

“Ada beberapa mata pelajaran kekurangan guru, tapi ada juga beberapa mata pelajaran mengalami kelebihan guru. Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah,” katanya.

Untuk mengatasi masalah tersebut maka pihaknya melakukan rotasi guru. Guru yang berlebih di tingkat SMP akan dirotasi di tingkatan SD.

“Ini merupakan salah satu cara untuk memenuhi kekurangan guru, serta mengatasi kelebihan guru,” pungkasnya. (r1/man)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.