Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Cegah Money Politik, Bawaslu Intens Gelar Sosialisasi

91
Suasana kegiatan sosialisasi dampak Pemilu/Pilkada bersih terhadap pembangunan (foto: Mansiral/BKK)

LASUSUA, BKK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), terus menggelar sosialisasi Dampak Pemilu/Pilkada Bersih Terhadap Pembangunan.

Dalam giat kali ini Bawaslu turut melibatkan pemateri dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kolut, serta perwakilan Pemerintah Kecamatan dan Desa.

Kegiatan yang digelar di aula pertemuan Desa Saludongka Kecamatan Pakue Utara Kamis (5/3) tersebut, merupakan kelanjutan kegiatan sosialisasi yang digelar Bawaslu sebelumnya, sebagai upaya nyata yang dilakukan dalam meminimalisir tingkat kecurangan, khususnya menyangkut praktik money politik dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) di wilayah Kolut.

Ditemui usai pelaksanaan kegiatan, Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Kolut, Zainul Muluk menegaskan melalui kegiatan ini Bawaslu memberi pencerahan dan pemahaman kapada masyarakat, menyangkut dampak Pemilu/Pilkada bersih bagi masyarakat.

“Salah satu penyebab masih merebaknya praktik money politik dalam proses penyelenggaraan Pemilu, itu dikarenakan mindset atau pola pikir masyarakat yang beranggapan, tidak ada hubungannya antara kesejahteraan masyarakat dengan proses Pemilu,” katanya.

Sebab, menurutnya masih banyak masyarakat kita yang berpikir siapapun yang terpilih jadi Anggota Dewan, Bupati atau Gubernur, masyrakat tetap akan jadi petani. Sehingga, terkadang momen Pemilu itu dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mendapatkan uang.

Olehnya itu Zainul berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini masyarakat sudah dapat memahami, jika ada korelasi antara proses penyelenggaraan Pemilu dengan kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sebab, figur pemimpin yang dipilih melalui proses Pemilu, akan memiliki kewenangan menentukan kebijakan pembangunan, yang berdampak luas untuk seluruh masyarakat.

“Pemimpin yang berkualitas dan berintegritas, lahir dari proses Pemilu yang berintegritas pula. Jika proses Pemilunya berjalan bersih maka pemimpin yang dilahirkan, tidak akan memiliki beban tertentu dalam menjalankan roda pemerintahan dan proses pembangunan,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, dengan berbagai langkah yang dilakukan pihaknya dalam upaya mewujudkan proses Pemilu yang berkualitas dan berintegritas, diharapkan sedikit demi sedikit dapat mencerahkan mindset masyarakat, sehingga dapat memandang proses demokrasi ini dengan lebih dewasa, lebih maju dan lebih modern.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kolut, Robi mengungkapkan dipilihnya Desa Saludongka sebagai tempat pelaksanaan kegiatan sosialisasi kali ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi dari pihak Bawaslu terhadap Desa Saludongka atas keberhasilannya menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) murni tanpa sentuhan money politik.

“Dari data dan catatan kami, Desa Saludongka merupakan desa yang berhasil mengelar Pilkades murni dan bersih tanpa adanya money politik,” pungkasnya. (ral/r4)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.