Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Bawaslu Kolut Dorong Wujudkan Validitas Daftar Pemilih

62
Suasana regiatan rapat koordinasi pengawasan data pemilih berkelanjutan. (foto: Mansiral/BKK)

LASUSUA, BKK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kolaka Utara (Kolut) terus mendorong demi mewujudkan validitas daftar pemilih.

Hal itu dilakukan sebagai wujud nyata upaya Bawaslu Kolut demi mewujudkan validitas dan terpeliharanya daftar pemilih yang up to date.

Kegiatan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan melibtakn Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kolut di salah satu hotel di Kota Lasusua, Selasa (3/3).

Ketua Bawaslu Kolut, Robi mengungkapkan salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan ini yakni menyangkut perbaikan data pemilih, dengan harapan dalam penyelenggaran Pemilihan Umum (Pemilu) kedepan khususnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), data yang digunakan sudah bersih dan tidak lagi menimbulkan masalah.

Sebab menurutnya, bercermin dari penyelenggaraan Pemilu yang telah berlalu, persoalan data pemilih selalu menjadi akar permasalahan, baik dalam proses tahapan hingga sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kegiatan ini digelar serentak di Kabupaten/Kota, namun untuk waktu pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota. Dengan langkah-langkah kreatif yang kita lakukan ini kami berharap, masalah daftar pemilih yang pada Pemilu lalu kami anggap belum beres, pada penyelenggaran Pilkada kedepan data ini sudah clear,” ungkapnya.

Robi menambahkan, upaya menjaga faliditas daftar pemilih ini, tidak hanya terhenti pada kegiatan rapat koordinasi tersebut, melainkan akan ditindak lanjuti dengan menjalin komunikasi yang intens, khususnya dengan pihak Disdukcapil, KPU dan BPS, terkait data-data yang dibutuhkan guna mencapai target daftar pemilih yang lebih baik dari pemilihan-pemilihan sebelumnya.

“Kami berharap instansi-instansi terkait dapat bersama-sama dengan kami, membenahi DPT yang kami anggap masih bermasalah untuk kedepan lebih baik lagi,” tutupnya. (ral/r4)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.