Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Ali Mazi LIburkan Semua Sekolah dan Kampus

103

KENDARI, BKK- Meski belum ada kasus corona, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi memutuskan meliburkan sekolah dan kampus, sebagai langkah antisipatif terhadap penyebaran coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Hanya ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sekolah menengah kejuruan (SMK) yang tetap dilaksanakan.

“Jadi proses libur sekolah ini akan mulai diberlakukan mulai Senin (16/3) untuk seluruh tingkatan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, SLB, hingga Kampus-kampus, kurang lebih 14 hari ke depan,” kata Ali Mazi dalam konferensi pers di rumah jabatan (rujab) gubernur, Minggu (15/3) malam.

Dikatakan, penghentian proses belajar akan kembali diperpanjang jika kondisi belum memungkinkan.

“Kita menjaga kesehatan para siswa maupun mahasiswa. Karena, penyebaran penyakit ini berbeda dengan penyakit lain. Bersentuhan saja sudah dikena. Jadi, ini berbahaya,” alasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Sultra Asrun Lio mengungkapkan, bagi SMK kelas 12 ujian digelar selama 3 hari, mulai Senin (16/3) hingga Rabu (18/3) dan setelah itu libur.

“UNBK dilakukan dengan menggunakan protokol standar yang telah dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Dan di sini diatur bagaimana tata cara melaksanakan ujian berbasis komputer dengan tidak bersentuhan dengan alat pensil kertas, tetapi dia bersentuhan langsung dengan komputer,” ucapnya.

Asrun menambahkan, tata cara pelaksanaan sudah ada protokolnya dan langsung disiapkan hand sanitizer di kelas.

“Sementara kelas 10 dan 11 SMK otomatis libur. SMA dan SLB semuanya diliburkan dengan mengikuti proses belajar mengajar di akses di website Kemendikbud. Dan mereka sudah ditunjukan yakni https://belajar.kemdikbud.go.id. Untuk laman untuk siswa dan siswa bisa belajar mandiri di rumah sampai 29 Maret, sambil menunggu kebijakan baru apakah diperpanjang atau tidak,” paparnya.

Sementara, untuk kampus-kampus para rektor sudah mengeluarkan surat edaran masing-masing untuk tidak ada aktivitas yang dilakukan di kampus.

“Sementara (kebijakan) untuk tingkat TK, SD dan SMP telah dilaksanakan oleh masing-masing kabupaten kota di Sultra,” terangnya. (m3/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.