Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

5 Raperda yang Diajukan Pemkot Tuntas Dibahas 

251
Ilham Hamra. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – 5 Rancangan Peraturan Derah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, akhirnya selesai dibahas bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kendari.

Ketua Bapemperda DPRD Kendari Ilham Hamra mengatakan, pembahasan sebenarnya sudah lama dilakukan, bahkan sebelum pemilihan wakil wali kota (pilwawali) digelar.

“Jadi, kalau tidak salah pada 24 Februari lalu itu kita sudah bahas. Tapi memang belum kita bocorkan, karena saat itu lagi sibuk-sibuknya proses pilwawali yang juga menjadi tugas DPRD Kota saat itu,” ujar Ilham Hamra, kemarin.

Usai dibahas, kata Ilham, pihaknya kini tinggal membuat naskah akademik, untuk dibahas kembali dengan waktu yang tidak lama. Seperti pembahasan pertama bersama pemkot.

“Kalau naskah akademiknya sudah ada, kita bahas lagi satu kali untuk ditetapkan jadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna,” paparnya.

Dikatakan, pembahasan lanjutan diperkirakan akan dilakukan setelah pelantikan wawali definitif selesai. Agar, kata dia, wawali terpilih Siska Karina Imran, bisa ikut dalam pembahasan lanjutan raperda yang diajukan pemkot.

“Selama ini kan setiap ada rapat bersama yang menjadi perwakilan adalah Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, nah semoga dalam pembahasan lanjutan 5 raperda nanti bisa diwakili wawali terpilih,” tandasnya.

Diketahui, 5 rapreda yang diajukan pemkot untuk dibahas adalah pencegahan dan peningkatan kualitas pemukiman kumuh, rencana pembagunan industri Kota Kendari, retribusi pelayanan kesehatan hewan, perubahan ke dua atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang susunan perangkat daerah, dan raperda perubahan ke tiga atas Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang jasa usaha. (m1/nir)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.