Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Berkas Kasus Dugaan Cabul Wakil Bupati Butur Belum Kelar Juga

149

KENDARI, BKK- Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Kejati) belum menerima pelimpahan tahap I berkas perkara tersangka Wakil Bupati Buton Utara (Butur) Ramadio.

Padahal sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Komisaris Besar Polisi (Kombespol) La Ode Aries El Fathar dikonfirmasi wartawan koran ini pada Senin (20/1) mengatakan, berkas perkaranya akan dilimpahkan pekan keempat Januari.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra Herman Darmawan menuturkan, pihaknya baru menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari kasus ini pada 6 Januari.

Sejauh ini, kata dia, belum ada pelimpahan tahap I berkas perkara dimaksud.

“Baru SPDP-nya mas. Pelimpahan tahap I belum kami terima dari penyidik,” terang Herman melalui sambungan telepon, Senin (3/2).

Sesuai SPDP yang diterbitkan, Herman menjelaskan, tersangka Ramadio dijerat polisi dengan pasal 81 junto Pasal 76 D, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Perundang-Undangan (Perpu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Konfirmasi terbaru dengan Dirreskrimum Polda Sultra Kombespol La Ode Aries El Fathar  menuturkan, Selasa (4/2), pihaknya masih merampungkan berkas perkara tersangka Ramadio, sebelum dilimpahkan.

“Jadi masih ada beberapa diberkas perkara yang harus ditambahkan. Setelah itu rampung, secepatnya kami limpahkan ke jaksa,” ujar La Ode Aries saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Displit Jadi Dua Kasus

Kasus pencabulan anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh Wakil Bupati Butur Ramadio mencuat setelah Edi (51) ayah korban sebut saja Bunga (14) melaporkan kasus tersebut di Polsek Bonegunu tepatnya Kamis, 26 September 2019.

Dengan laporan polisi nomor: LP/18/IX/2019/Sultra/Res Muna/Spkt Sek Bonegunu tentang persetubuhan anak di bawah umur dan perdagangan orang.

Dalam kasus tersebut ditetapkan 2 tersangka, Ramadio soal dugaan pencabulan anak di bawah umur dan wanita bernama Lismawati alias Mama Ikwal alias Tabobi soal kasus perdagangan anak di bawah umur. (m2/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.