Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Kebakaran Pertama Terjadi di Bundaran Mandonga

135

KENDARI, BKK- Kebakaran pertama tahun ini terjadi di Bundaran Mandonga, Selasa (21/1), menghanguskan satu unit rumah dan kios servis barang elektronik, keduanya ludes dilalap si jago merah.

Kejadian berawal sekira pukul 12.30 Wita. Warga melihat api bersumber dari salah satu rumah, kemudian menjalar ke kios yang berada di sampingnya.

Dengan peralatan sederhana, warga coba memadamkan api, namun rumah yang berlantai 2 didominasi kayu papan tersebut ditambah kencangnya angin, menyebabkan api cepat menjalar.

Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari segera datang dan memadamkan api, sehingga api tidak menyasar lebih banyak bangunan lainnya.

Pemilik rumah, Elis (45) menceritakan, awalnya sebelum kejadian dirinya mau menidurkan anaknya, tiba-tiba lampu mati dan menyala lagi.

”Saat lampu menyala ada percikan api. Saya diberitahu dengan tetangga, disuruh keluar karena ada api. Saya kaget, angkat anakku keluar menyelamatkan diri,” kata Elis, saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga sekitar, Aris (30) yang ditemui lokasi kejadian menceritakan, saat melihat api dari rumah tersebut, dirinya berusaha masuk memadamkan api.

Saat masuk ke dalam rumah, Aris mengatakan dirinya melihat springbed yang duluan terbakar. Dia coba memadamkan namun api menjalar dengan cepat sehingga dia lari keluar rumah.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ketut Arya Wijanarka menuturkan, pihaknya masih mendalami kejadian kebakaran tersebut.

Dugaan awal dari keterangan saksi, sambung dia, diduga karena arus pendek listrik.

”Nanti kita akan pastikan, apakah human error atau memang karena korsleting listrik,” kata Arya saat ditemui di lokasi kejadian.

Disebutkan, polisi belum bisa memastikan kerugian akibat kejadian tersebut.

”Soal kerugian belum bisa dipastikan. Keluarga masih syok belum kita kumpulkan keterangannya,” kata Arya.

Dari pantauan wartawan koran ini, usai api dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, warga membersihkan puing-puing.

Kondisi arus lalu lintas yang sempat macet karena banyaknya warga yang antusias melihat kejadian tersebut kembali normal. (m2/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.