Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Hati-Hati Konkong di Kebi, Ada Mahasiswa Dibunuh Tukang Palak

2,771
Ilustrasi.

KENDARI, BKK- Mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) dibawa pulang ke kampung halamannya di Konawe Utara (Konut) dalam keadaan telah menjadi mayat. Ia tewas di tangan tukang palak yang beroperasi di Kendari Beach.

Arnol Syah Sukardi, mahasiswa Fakultas Peternakan UHO angkatan 2019 pada Rabu (21/1) sekira pukul 00.30 Wita keluar mencari makan di Kendari Beach (Kebi) bersama 3 temannya. Mereka memilih kedai dekat Watersport.

Salah seorang rekan korban yang minta identitasnya tidak dipublikasi menuturkan, selesai makan mereka singgah istirahat, duduk-duduk di tepi laut, persis depan Same Hotel.

Selagi kongkow, datang 2 orang tak dikenal menghampiri.

“Satunya di atas motor, satu bawa badik datang memajak. Tetap kita kasih,” ujarnya. Kata dia, kepada para pemalak mereka beri Rp20 ribu.

Kemungkinan, jumlah itu tidak membuat para pemalak berkenan.

Selanjutnya, saat mereka sedang berbincang-berbincang, seorang lagi yang masih di atas motor tiba-tiba datang memukul korban, sedangkan dirinya diancamkan badik.

“Arnol dipukul sampai jatuh di laut yang kering, dan di situ banyak batu-batu. Kemungkinan kena itu kepalanya hingga tidak siuman dan dibawah ke rumah sakit,” lanjutnya.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemaraya Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ridwan menerangkan, korban yang mengalami luka di kepala dilarikan ke Rumah Sakit dr Ismoyo Kendari atau lebih terkenal dengan sebutan RS Korem.

“Korban sempat dirawat. Namun, pada Rabu (22/1) sekira pukul 16.00 Wita, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

“Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara untuk disemayamkan,” tambahnya.

Masih kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan investigasi mengungkap pelaku tersebut.

Disebutkan polisi telah meminta keterangan saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP) dan menunggu hasil visum dari dokter.

“Identitasnya belum diketahui. Saat ini kami masih lakukan pengembangan,” pungkasnya.  (m2/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.