Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

BKD Sultra Ajukan Usul ke Pusat Minta Seleksi CPNS Diundur 3 Februari

159
La Ode Mustari. (FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Badan Kepegawain Daerah (BKD) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusulkan ke pusat perpanjangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, sampai 3 Februari. Sesuai agenda awal, sejatinya seleksi digelar pada 27 Januari.

Kepala BKD Sultra La Ode Mustari mengatakan, permintaan ini ditempuh karena peserta yang mendaftar membeludak.

“Jadi saya akan bersurat ke BKN karena peserta yang gabung dengan provinsi yang seleksinya akan dilaksanakan di Kendari. Seluruhnya kurang lebih 32 ribu orang, sementara fasilitas kita kurang,” beber Mustari, Kamis (23/1).

Di samping itu, ia menambahakan, ada beberapa kabupaten yang bergabung ujian dengan provinsi belum memasukan tambahan komputer yang diminta BKD, saat rapat beberapa bulan lalu.

“Masa kita mau pakai komputer 300 saja, sementara kabupaten banyak pendaftarnya, sedangkan komputernya belum ada-ada juga sampai sekarang. Untuk itu, saya minta mereka menghadap langsung ke kepala SMKN 1 Kendari karena jadwal tesnya di sana,” ujarnya.

Jika pemerintah pusat tidak menyetujui permintaan itu, sambung dia, mau tidak mau pihaknya akan mengikut sesuai dengan jadwal dari pusat.

“Kita tunggu saja seperti apa kesepakatanya nanti,” katanya.

Mustari menyebutkan, untuk pelaksanaan seleksi pun yang awalnya 21 hari akan dikurangi menjadi 18 hari, karena berdasarkan kalkulasi hitungan jumlah peserta tiap sesi hanya butuh waktu paling lama 18 hari.

“Dengan total peserta sekira 32 ribu akan mengikuti 5 sesi per hari, kecuali Jumat 4 sesi. Yang mana tiap sesi sebanyak 380 peserta. Sehingga hanya butuh 18 hari untuk menyelesaikan tes kompetensi dasar (TKD),” paparnya.

Sementara, Kepala Subbidang (Kasubid) Formasi BKD Sultra Hadrawati Yusuf mengatakan, pada seleksi TKD nanti aka diawali dari provinsi, dengan jumlah peserta 1.905 orang, kemudian menyusul 5 kabupaten/kota.

“Yang terdiri dari Kabupaten Konawe Utara (Konut) sebanyak 5.176, Kolaka Timur (Koltim) 8.821, Konawe Kepulauan (Konkep) 3.630 , Kota Kendari 3.563, dan Muna Barat (Mubar) 8035,” paparnya.

Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi Pegawai pada BKD Sultra Kadir mengukapkan, pelaksanaan SKD di SMKN 1 Kendari dengan ruangan yang disediakan 5 ruangan.

“Kapasitas aula besar 200 peserta, aula mini sekira 90 peserta, laboratorium 3 ruangan masing-masing 30 peserta. Jadi, total 380 peserta dengan menggunakan dua server yakni server utama di aula besar kapasitas 200 peserta. Sementara server kedua di aula mini serta laboratorium 3 ruangan total kapasitas 180 peserta,” ucapnya. (m3/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.