Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pemkab Muna Dapat Penghargaan dari BI sebagai Daerah TPID Berprestasi di Sultra

240
Pj Sekda Muna Drs Ali Basa MSi saat menerima penghargaan sebagai Daerah TPID Berprestasi di Sultra yang Diserahkan Wagub Sultra Lukman Abunawas.

RAHA, BKK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna dapat penghargaan dari Bank Indonseia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) berprestasi di Sultra, pada Rabu (11/12) malam di Kota Kendari.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen dan konsistensi yang ditunjukkan TPID kabupaten Muna, dalam menjalankan program inflasi daerah khususnya untuk daerah yang tidak atau belum menjadi basis perhitungan inflasi nasional. Penghargaan ini diterima Pejabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekab) Muna Drs Ali Basa MSi.

Selian mendapat penghargaan dari BI, Tenun Masalili Kabupaten Muna juga menjadi perhatian perioritas dari BI dalam rapat tahunan BI itu.

“Tenunan Masalili dari Kabupaten Muna sebagai salah satu sektor riil yang perlu mendapat perhatian. Sudah selayaknya sektor ini dikembangkan bersama untuk menjadi kekuatan ekonomi baru di Sultra, dan bersanding dengan pertambangan serta hasil olahannya lainnya,” kata Kepala Kantor (Kpw) BI Perwakilan Sultra Suharman Tabrani.

Sebagai bentuk apresiasi Bank Indonesia terhadap pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Muna, tenunan Masalili mendapatkan kesempatan untuk penampilan fashion show diakhir acara pertemuan ini. Selain itu Kabupaten Muna juga mendapat penghargaan dalam sesi acara Bank Indonesia Sultra Award sebagai daerah TPID berprestasi di Sultra.

Sementara, Wakil Gubernur (Wagub) Sultra Lukman Abunawas mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi di Sultra cukup menggembirakan. Angkanya, sebut Lukman, berada dikisaran 6,2% atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5%.

Lukman menyebutkan, ada 5 sektor penyumbang pertumbuhan ekonomi Sultra. Pertama bidang pertanian, selanjutnya sektor kelautan dan perikanan, dan ketiga energi maupun sumber daya mineral, sektor pariwisata, dan bidang industri dan jasa. (tri/r2)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.