Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Mobil Meledak dan Terbakar depan Markas Brimob Sultra

255
Kondisi mobil usia mengalami kebakaran. (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Sebuah mobil yang diparkir depan Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob) Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar dan meledak, Selasa (3/12) sore sekitar pukul 16.15 Wita. Siapa yang membawa dan memarkir mobil itu di sana masih misterius. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kasus ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengerahkan 2 unit pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api. Brimob membantu dengan mengerahkan 1 unit water cannon.

Sekretaris Damkar Kota Kendari Ali Kibu mengatakan, pihaknya belum tahu pasti penyebab mobil tersebut terbakar.

Dia mengatakan, usai mendapatkan informasi kebakaran, pihaknya langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

“Sebanyak 2 unit mobil pemadam dengan 20 personel kita kerahkan untuk melakukan pemadam di lapangan,” katanya.

Saat melakukan pemadaman, kata dia, pihaknya tidak mendapatkan kendala apa pun, karena posisi mobil yang terbakar berada di pinggir jalan.

“Saat kebakaran, kami tidak tahu persis pengemudi mobil berada di mana. Yang pasti, saat personel kami melakukan pemadaman, pengemudi sudah tidak berada di dalam mobil,” sebutnya.

Setelah mobil berhasil dipadamkan, aparat kepolisian yang datang langsung memasang garis polisi. Arus lalu lintas yang sempat macet kembali normal setelah mobil yang terbakar sudah dipadamkan.

Lokasi kebakaran di jalan raya antara Makobrimob dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Yudi (27) salah satu saksi mata yang berhasil ditemui wartawan di lokasi kejadian menuturkan, dirinya yang sedang mengantre bensin di SPBU depan Brimob kaget mendengar ledakan.

ia melanjutkan, saat dirinya keluar dari antrean bensin, dia melihat mobil tersebut sudah terbakar.

“Tadi saat mulai terbakar sopirnya sudah tidak ada. Mungkin dia ketakutan dan melarikan diri,” ujarnya.

Kebakaran mobil tepat berada sebelum pintu masuk SPBU itu membuat heboh warga sekitar.

Mobil tersebut diduga akan mengantre di SPBU sebelum terbakar. Sopir mobil saat mobil mulai terbakar tidak diketahui keberadaannya.

Saksi mata, Yudi mengaku tidak melihat secara pasti kendaraan tersebut telah mengantre untuk melakukan pengisian di SPBU tersebut.

Setelah terbakar tampak sisa-sisa jeriken terbakar yang diduga berisi bahan bakar yang dimuat di dalam mobil.

“Mobil itu sepertinya baru mau mengantre. Tapi ada sisa jeriken terbakar. Mungkin mobil itu memuat bahan bakar tapi tidak ditahu diantre di mana. Karena sejak saya antre saya tidak lihat itu mobil,” ujarnya. (p2-r2/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.