Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Niat Maju di Pilkada Wakatobi, WON Terganjal Putusan MK

185
Wa Ode Nurhayati. (FOTO:AINI/BKK)

KENDARI, BKK- Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan masa jeda terpidana korupsi untuk maju di pemilihan kepala daerah. Yaitu terhitung lima tahun setelah keluar baru bisa mengikuti pesta demokrasi.

Dengan demikian, niat Wa Ode Nurhayati (WON) untuk ikut bertarung di Pilkada 2020 Wakatobi akan terganjal. Sebab, WON dinyatakan bebas pada Agustus 2017.

“Kalau saya lihat putusan MK ini kan sudah pernah ada, sudah pernah diputuskan dan berubah terus yang sebenarnya berbenturan dengan keputusan pemerintah terutama dengan UU (Undang-Undang) Pemasyarakatan,” ujar WON, Rabu (25/12).

BERITA TERKAIT

Pilkada Wakatobi, Haliana Yakin Diusung PDIP

Menurut dia, banyaknya aturan yang tumpang tindih ini justru membuat putusan tersebut berpotensi dijadikan kembali perdebatan. Kemudian ada asas keadilan dalam hukum juga. Artinya seseorang tidak boleh dihukum oleh peraturan, dia hanya boleh dihukum oleh putusan pengadilan yang sah, dalam hal ini pengadilan tripikor.

“Pada vonis saya, tidak ada pencabutan hak politik. Lalu, tiba-tiba ada hukuman diluar putusan hakim pengadilan tripikor melarang mantan napi korupsi baru boleh maju pilkada setelah 5 tahun keluar dari penjara, kan ini bagi saya debateable,” tuturnya.

“Tetapi karena MK telah memutuskan, saya menghargai dan mengapresiasi itu dan berharap sebagai kandidat yang akan maju di Pilkada Wakatobi 2020, mudah-mudahan dalam sinkronisasi antara pemerintah, Komisi II, dan KPU (Komisi Pemilihan Umum), bisa menganggap ini tidak harus diberlakukan di Pilkada 2020,” imbuhnya.

Bahwa putusan MK tersebut, terang WON, tidak akan mempengaruhi konsolidasi yang sedang ia bangun. Karena bagi WON, Wakatobi itu seperti pulang ke rumah sendiri.

“Maka bagi saya, setiap hari adalah konsolidasi. Tim kami tetap bekerja, menunggu bagaimana Peraturan KPU nantinya,” tandas politikus partai Hanura ini. (p5/man)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.