Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Belasan Ribu Petani Sultra Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

46
penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis oleh Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo.

KENDARI, BKK – Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) dan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi di dampingi Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan Toto Suharto dan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Sultra Abd Latief secara simbolis menyerahkan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk 18 ribu Petani se-Sultra di sela-sela Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39, di desa Pudambea, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu (2/11).

Penyerahan kartu simbolis kepada Petani ini merupakan program yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sultra, untuk memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Petani Sultra melalui BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank Sultra, perlindungan Jaminan sosial yang dimaksud meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Toto Suharto mengungkapkan, 18 ribu petani itu tersebar di wilayah Provinsi Sultra, perlindungan ini dititik beratkan pada proteksi resiko kecelakaan kerja dan resiko meninggal dunia. Baik ketika dalam melaksanakan aktivitasnya maupun resiko meninggal dunia di luar aktivitas pekerjaannya akan memperoleh manfaat sesuai dengan yang ditetapkan peratutan pemerintah.

“Misal, ada petani yang merupakan Peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia nantinya akan mendapatkan santunan Rp24 juta. Selain itu, kalau dia (petani) mengalami kecelakaan kerja misal karena kena traktor maka akan mendapatkan pengobatan hiingga sembuh,” paparnya.

Jika, lanjutnya, meninggal dunia karena kecelakaan kerja, maka ahli warisnya akan mendapatkan santunan Rp48 juta.

Toto berharap, ke depan perlindungan ini akan lebih ditingkatkan, misalnya dengan menambahkan program Jaminan Hari Tua (JHT) maupun Jaminan pensiun bagi para petani, termasuk jumlah petani yang dilindungi.

“Kami juga berharap agar koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sultra terus di tingkatkan, agar implementasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan semakin hari semakin tumbuh, seiring dengan pertumbuhan jumlah pekerja dan angkatan kerja baik formal maupun informal di provinsi Sultra ini,” tutupnya. (p4/r2)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"