Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

NPHD Dikebut Hari Terakhir, 7 Daerah Akhirnya Bisa Pilkada

117
La Ode Abdul Natsir Muthalib.

KENDARI, BKK- Tujuh daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bakal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 sukses menepati batas waktu penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), yaitu 1 Oktober.

Demikian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Abdul Natsir Muthalib kepada Berita Kota Kendari, Selasa (1/10).

Di hari terakhir, 3 daerah yang telat mencetuskan NPHD pada 30 September, yaitu Kabupaten Muna, Wakatobi, dan Kolaka Timur (Koltim) akhirnya menemui kata sepakat juga untuk menentukan besaran anggaran pilkada, antara komisi pemilihan umum dan pemerintah kabupaten.

Muna menandatangani NPHD-nya pada Selasa (1/10) sekitar pukul 11.00 Wita, dengan kesiapan anggaran sebesar Rp37,2 miliar. Semula, KPU mengusulkan Rp46,9 miliar.

Wakatobi baru kelar pukul 14.00 Wita di hari yang sama, dengan usulan pilkada sebesar Rp32,3 miliar namun yang disepakati hanya Rp28 miliar.

Sedangkan Koltim putus di angka Rp31,1 miliar dari angka awal yang ditawarkan KPU sebesar Rp42,8 miliar.

Dengan demikian ketujuh daerah dinyatakan siap mengikuti Pilkada 2020.

Kerja Profesional

Sebelumnya, 4 daerah telah lebih dahulu melahirkan NPHD yang kesemuanya diteken pada Senin (30/9).

Secara berturut-turut berdasarkan urutan waktunya, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mengawali penandatanganan NPHD pukul 11.00 Wita. Usulan KPU sebesar Rp30,6 miliar hanya diamini Rp23,6 miliar.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Konawe Utara (Konut) melaporkan penandatanganan NPHD sebesar Rp36,8 miliar dari yang diajukan KPU sebesar Rp37,3 miliar.

Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) baru bersepakat pada pukul 16.00 Wita. Usulan sebesar Rp65,2 miliar yang disetujui tinggal Rp45,8 miliar.

Pukul 19.30 Wita di hari yang sama, datang laporan dari Buton Utara (Butur) bahwa kpu dan pemkab bersepakat di angka Rp25,3 miliar. Usulan awal Rp30,5 miliar.

“Saya ucapkan selamat bekerja untuk 7 KPU kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020, dengan tetap mengedepankan kerja-kerja profesional, mandiri, dan berintegritas. Mohon doa dan dukungan stakeholders demi lancar dan tertibnya penyelenggaraan Pilkada 2020,” ujar La Ode Abdul Natsir Muthalib.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan pemerintah daerah dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) masing-masing kabupaten yang melaksanakan pilkada.

Natsir berharap semoga pilkada dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan makin berkualitas.

“Dengan demikian, KPU telah siap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020 yang tahapannya dimulai sejak 1 Oktober tahun ini,” Natsir mengakhiri. (p5/iis)

Tinggalkan komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.