Lingkar Sultra

Rp24 Miliar DD Triwulan 1 di Muna Cair Bulan Ini

RAHA,BKK –  Pencairan dana desa (DD) triwulan 1 di Kabupaten Muna sudah tertunda 2 bulan. Hal ini disebabkan  terjadinya kekosongan badan pemberdayaan desa (BPD) di 80 desa hingga penyusunan APBDes terlambat.

Namun, Bupati Muna LM Rusman Emba telah melantik 80 BPD untuk mengisi kekosongan itu. Dengan demikian, penyusunan APBDes di Muna kini sudah dapat berjalan normal.

“Saat ini kita sedang melalukan evaluasi APBDes. Sudah sekitar 50 % kades yang menyetor APBDesnya ke DPMD. Kita layani para kades dari pagi sampai sore hari, agar DD mereka segera diproses pencairannya,” terang Budiman Sawal, Kabid Keuangan dan Aset Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Muna, Selasa (11/6).

Dikatakannya, sampai saat ini masih ada beberapa desa terkendala kelengkapan administrasi dan laporan pertanggungjawaban penggunaan DD sebelumnya. Namun, kendala itu cepat diatasi oleh  desa bersangkutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, lanjutnya, DD tahap 1 senilai Rp24 miliar itu dipastikan akan cair bulan ini.

“Total DD kita tahun 2019 ini sebesar Rp123 miliar, sedangkan ADD sekitar Rp70 miliar. DD itu cair pembagiannya 20- 40- 40 sebanyak tiga tahap,” terangnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala  DMPD Muna Drs La Ode Darmansyah MSi mengatakan, kini pihaknya fokus melakukan proses evaluasi untuk memastikan kelengkapan administrasi seluruh desa telah memenuhi syarat untuk dilakukan pencairan DD tersebut.

“Kita di DPMD tinggal melakukan evaluasi saja. Paling lama Juni ini DD tahap 1 cair di Muna,”  tandasnya. (tri/nur)

To Top