Pendidikan

Poltekkes Kendari Belum Berani Berikan Kompensasi kepada Mahasiswa Terdampak Banjir

Askrening. (FOTO: ISTIMEWA)

KENDARI, BKK–  Berbeda dengan dengan Universitas Halu Oleo (UHO) yang memberikan pengurangan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang terdampak banjir, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kendari belum berani melakukan hal yang sama.

Tak tanggung-tanggung UHO langsung mengeluarkan kebijakan pengurangan UKT bagi mahasiswa yang terdampak korban banjir di lima daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Adalah, Konawe Utara (Konut), Konawe, Kolaka Timur (Koltim), Kolaka, serta Kolaka Utara (Kolut).

Direktur Poltekkes Kendari Askrening mengatakan, pihaknya belum bisa mengambil kebijakan kompensasi terhadap mahasiswa yang terdampak banjir di lima Kabupaten tersebut. Sebab, alas dia, pengurangan SPP merupakan kebijakan dari pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan (Menkeu) melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

“Atas dasar itulah, kami tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan,” ujarnya, Selasa (11/6).

Tapi, ucap dia, jika ada arahan dari Menkeu yang ditindak lanjuti oleh Kemenkes RI dan dirutunkan ke Poltekkes Kendari, maka pihaknya siap menjalankan arahan atau intruksi tersebut.

“Kami cuman Pimpinan Satuan Kerja (Satker) dari PPSDMK. Jadi, kami tidak mempunyai wewenang penuh terkait persoalan tersebut,” tandasnya.

Ia menjelaskan, beda halnya dengan pergutuan tinggi negeri (PTN) seperti UHO yang pengelolaan anggarannya sudah Badan Layanan Umum (BLU), yang punya otonomi untuk menentukan segala anggaran dan pengeluarannya.

“Kalau Poltekkes Kendari masih dapat suplay dari pemerintah pusat 100%,” pungkasnya. (cr1/r2)

To Top