Pendidikan

Muh Yasir: Relokasi Solusi Tepat Penanganan Banjir di Bantaran Sungai Wanggu

La Ode Muh Yasir Haya. (FOTO: NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Ketua Jurusan Ilmu Kelautan; Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK); Universitas Halu Oleo (UHO) La Ode Muh Yasir Haya mengatakan, memang solusi yang tepat penanganan banjir di bantaran sungai wanggu adalah relokasi.

“Dan saya kira Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari sudah merencanakan hal itu. Apa lagi, jika tidak dilakukan relokasi, maka tidak tertutup kemungkinan sungai wanggu akan kembali meluap, dan warga disekitar kembali dilanda banjir,” ujar La Ode Muh Yasir Haya, Selasa (11/6).

Haya saja, dia tidak mengerti kenapa sampai sekarang warga disekitaran sungai wanggu masih betah di bantaran sungai wanggu.

“Saya kira, selama Pemkot Kendari sudah berupaya untuk merelokasi warga yang kerap kali menjadi korban banjir, tapi tetap saja sampai hari inipun warga masih tetap bermukim di wilayah itu,” paparnya.

Padahal, ucap dia, alam ini sangat susah untuk dikendalikan, apa lagi jika pemukiman warga menghalangi aliran sungai wanggu.

“Jadi, sekali lagi saya tegaskan bahwa solusi yang tepat untuk menangani banjir akibat luapan sungai wanggu adalah relokasi di tempat yang lebih aman, agar warga dapat menjalankan aktivitas kehidupannya dengan baik dan tenang serta nyaman,” bebernya.

Oleh karenanya, lanjutnya, dia sangat mendukung jika Pemkot Kendari merelokasi warga korban banjir di bantaran sungai wanggu itu.

“Apa lagi dalam undang-undang sepanjang bantaran sungai, itu tidak boleh ada aktivitas pemukiman. Inilah yang belum ditegakan dengan baik di Kota Kendari,” tuntasnya. (r2)

To Top