Headline

KPU Sultra Belum Bisa Bayar Tunjangan KPPS

KENDARI, BKK- Meski telah dipastikan mendapat tunjangan dari pemerintah atas jatuhnya korban meninggal maupun sakit di kalangan petugas penyelenggara pemilu di Sulawesi Tenggara (Sultra), akan tetapi hingga kini tunjangan tersebut belum juga diterima para korban.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra La Ode Abdul Natsir menyampaikan, Selasa (14/5), tunjangan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atau penyelenggara pemilu yang meninggal dan sakit belum diberikan karena petunjuk teknisnya (juknis) baru keluar dari kementerian.

“Baru saja juknisnya keluar. Tapi, kita juga baru bersurat ke kabupaten/kota, karena ini yang data adalah aparat kita di kabupaten/kota dan juga pembinaannya ada pada mereka”.

“Jadi, nanti kalau datanya sudah menyeluruh dan anggarannya sudah ada, akan kita berikan kepada mereka yang berjasa pada pemilu tahun ini,” ungkapnya.

Natsir juga memaparkan, jumlah petugas pemilu di Sultra yang meninggal sejauh ini telah berjumlah 6 orang.

“Ada tambahan yang meninggal dari Wakatobi, beberapa hari yang lalu. Jadi jumlahnya sekarang ada 6 dan mereka belum diberikan santunan dikarenakan anggaran belum keluar,” terang Natsir.

Secara keseluruhan, jumlah korban yang meninggal maupun sakit petugas penyelenggara pemilu di seluruh Sultra berjumlah 68 orang, terdiri dari 62 sakit dan 6 meninggal dunia. (p1/iis)

.

ARSIP

To Top