Bisnis & Ekonomi

Pertamina Janji Tindak Tegas Agen dan Pangkalan Elpiji Bandel

Salah satu pangkalan LPG yang ada di Kota Kendari.

KENDARI, BKK – PT Pertamina (Persero) janji tindak tegas pangkalan dan elpiji bandel.

Unit Manager Communication & CSR Hatim Ilwan menegaskan, seluruh agen dan pangkalan elpiji yang berada di wilayah Sulawesi, untuk menjalankan penyaluran elpiji 3 kilo gram (kg) sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Sebab, kami tidak segan-segan dalam menerapkan sanksi kepada agen atau pun pangkalan, yang terbukti curang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET),” ujar Hatim Ilwan, Sabtu (11/5).

Dia melanjutkan, jika ada pangkalan atau agen yang kedapatan menjual elpiji 3 kg di atas HET yang ditentukan pemerintah serta melakukan penjualan ke pengercer dalam jumlah besar, pasti akan ditindak tegas.

“Sanksinya tidak main-main, bisa sampai pemberhentian izin,” paparnya.

Dia menjelaskan, di 2018 hingga tahun ini, tidak kurang dari 145 sanksi yang dikeluarkan pihak Pertamina kepada agen elpiji, akibat melanggar ketentuan yang berlaku.

“Khusus di wilayah Sulawesi ada sebanyak 205 sanksi yang diberikan kepada agen elpiji 3 kg,” tuturnya.

Dia melanjutkan, sanksi tegas yang dikeluarkan tersebut cukup beragam, mulai surat teguran, penghentian sementara pengiriman elpiji 3 kg subsidi serta pemutusan hubungan usaha.

“Jadi, sanksi yang kami berikan itu, tergantung tingkat pelanggaran yang dilakukan pihak agen atau pangkalan,” ucapnya.

Kata dia, pihaknya selalu mengimbau masyarakat untuk membeli gas elpiji 3 kg di pangkalan resmi, karena harganya sudah diataur pemerintah.

“Ketika ada pangkalan yang terbukti melanggar, misalnya menjual di atas HET, masyarakat bisa segera melaporkan ke call center 135,” cetusnya.

Kepada pihak pangkalan dan agen, dia meminta, untuk lebih mengutamakan penjualan ke konsumen langsung. (p4/r2)

.

ARSIP

To Top