Pendidikan

Diminta Tanggapan Soal Aktivitas PT Daka Group Lumpuhkan Aktivitas Belajar SDN 3 Lasolo, Asrun Lio Mala Kabur Lewat ‘Pintu Ajaib’

Masyarakat yang menunggu bertemu Kadis Dikbud Sultra. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Dimintai tanggapan terkait operasional pelabuhan jetty PT Daka Groub yang melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara (Konut), Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) malah kabur lewat ‘pintu ajaib’.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pemerhati Hak Asasi Manusia (Lepham) Sultra Arif Risuku mengatakan, sikap yang dilakukan Plt Kepala Dikbud Sultra sangat disayangkan.

“Karena, berkait pelayanan akses informasi kepada masyarakat dengan jelas haruslah dilakukan, tanpa adanya pelih kasih,” ujar Arif Risuku, Kamis (9/5).

Sebab, alas dia, jabatan kadis bukan merupakan jabatan pribadi. Sehingga, saran dia, perlu adanya evaluasi pelayanan publik yang baik kedepannya, karena bangsa ini milik bersama.

“Saya mengimbau kepada Pelaksana tugas (Plt) Kadis Dikbud Sultra agar menertibkan pelayanan publik,” paparnya.

Mestinya, lanjutnya, dikbud sendiri memberikan waktu yang jelas terkait alokasi waktu yang diberikan kepada tiap-tiap masyarakat. Sehingga, papar dia, dirinya tidak menunggu sampai berjam-jam tanpa adanya kejelasan.

“Sehingga, kejadian seperti ini tidak terulang lagi secara terus menerus,” kesal Arif. (cr1/r2)

.

ARSIP

To Top