Aktualita

Prabowo Diklaim Unggul di Sultra, Politikus PDI-P Harap Tunggu Hasil Real Count KPU

 

Agus Sana’a. (Foto: Mitha/BKK)

KENDARI, BKK – Meskipun calon Presiden Prabowo-Sandi menang di Sulawesi Tenggara, berdasarkan informasi maupun hasil penghitungan suara di berbagai TPS di Sultra, namun Tim Kampanye Dearah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, meminta untuk menunggu hasil real count dari KPU.
Selaku Anggota TKD di Sulawesi Tenggara (Sultra), Agus Sana’a, Kamis (18/4) menilai, keputusan akhir terkait hasil pilpres di Sultra, merupakan keputusan dari KPU.
“Kami tetap menghargai Quick Count, maupun hasil-hasil di lapangan, tapi semua keputusan akhir ada di KPU. Apapun hasil yang sekarang di-publish, kami hormati, karena itu juga sudah sesuai yang dilakukan oleh lembaga survei ataupun hasil di TPS,” ujar Agus.
Menurut Agus, jika nanti hasilnya ternyata Prabowo-Sandi menang di Sultra, berdasarkan hasil dari KPU, itu akan kami terima dan hormati. Pasalnya hasil tersebut merupakan pilihan rakyat Sultra.
“Bahwa hasilnya seperti itu, kita tunggu hasil resmi keputusan dari KPU. Kalaupun misalnya Prabowo-menang, kami menghormati itu, karena itulah pilihan rakyat, suara rakyat. Harus kita hormati,” terangnya.
Ia juga menilai, jika Jokowi kalah di Sultra, dan tidak sesuai target selama ini yang dijanjikan selama kampanye, Jokowi tidak akan ada rasa dendam dimiliki, karena sosok Jokowi adalah satu pemimpin yang adil dan tegas.
Politikus PDIP ini juga berpendapat, dari hasil Pilpres, jika Jokowi kalah di Sultra, tidak akan mempengaruhi suara partai dan caleg yang ada. Bahkan, menurut dia, PDIP akan meraih kursi 6 di DPRD provinsi tahun ini.
“Meskipun pasangan Jokowi-Amin kalah di Sultra, tetapi tidak berpengaruh pada perolehan suara partai. Kami meyakini untuk di tingkat DPRD Provinsi PDI-P mampu meraih 6 kursi, dibandingkan Pemilu sebelumnya yang hanya meraih 5 kursi,” paparnya.
Diberitakan sebelumnya, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sultra, Bahtra mengklaim Prabowo-Sandi menang berdasarkan informasi hasil penghitungan sementara yang diterima BPN, mayoritas masyarakat di Sultra lebih memilih Prabowo-Sandi, meskipun belum 100 % data yang masuk.
“Berdasarkan informasi dari seluruh teman-teman, grup-grup WhatsApp, mereka mengambil gambar C1. Di beberapa daerah misalnya di Kolaka, Kota Kendari, dan untuk kepulauan yang masuk dari Baubau, saya lihat mayoritas suara Prabowo-Sandi menang di Sultra,” tutupnya. (p1)

To Top