Beranda

Bawaslu Sebut Kota Kendari dan Wakatobi Gawat Pilitik Uang dan PSU

Hamiruddin Udu.

KENDARI, BKK- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hamiruddin Udu menilai, Kota Kendari dan Kabupaten Wakatobi menjadi daerah rawan banyak terjadi praktik politik uang (money politic). Selain itu, kedua daerah juga ini berpotensi terjadi pemungutan suara ualang (PSU).

“Pada pelatihan ini saya sampaikan, untuk Sultra ini, daerah yang paling rawan Wakatobi dan Kendari, dengan jenis pelanggaran money politik hingga PSU. Jadi, saya harapkan pemantau pemilu yang ada bisa memantau sebaik-baikya, sehingga tidak ada lagi kejadian itu,” ujar Hamiruddin saat menjadi pemateri dalam konsolidasi dan pelatihan pemantau pemilu di Gedung Bawaslu, Sabtu (13/4).

Meski demikian, Hamiruddin juga mewanti-wanti para pemantau pemilu yang ada di daerah lain untuk tetap siaga. Pasalnya, ia menilai, daerah lain juga tidak menutup kemungkinan kecurangan akan ada di hari pemungutan.

“Di setiap kabupaten/kota, potensi kecurangan makin meningkat jelang pemilu 2019 yang semakin dekat dan itu pasti ada. Maka dari itu, diharapkan untuk semua dikawal dengan baik pemilu kita ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sultra Muhamad Nasir mengatakan, pemantau pemilu nantinya akan bertugas mengawal jalanya pemilihan umum di tiap TPS, melihat adanya pelanggaran-pelanggaran.

“Itu akan menjadi tugas kalian semua. Mungkin ada praktik money politic, itu juga menjadi tugas kita untuk memantau,” tutup Nasir (p1/man)

To Top