Headline

Ali Mazi Teken SK Pencabutan 9 IUP di Pulau Wawonii

Ali Mazi didampingi Komandan Korem (Danrem) Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto. (FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, Jumat (12/4), mengaku sudah menandatangani sejumlah surat keputusan (SK) pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) di Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Sebelumnya, pemerintah provinsi (pemprov) mengamini aspirasi pencabutan seluruh IUP di Pulau Wawonii sebanyak 15 buah.

Namun, pemprov baru mencabut 9 IUP dan membekukan 6 izin lainnya, serta memohonkan ke pusat pencabutan 1 IUP yang berstatus penanaman modal asing (PMA).

Kamis (11/4) lalu, masyarakat Wawonii kembali turun ke jalan karena SK yang digembar-gemborkan itu terungkap belum diteken Ali Mazi.

Kemarin (12/4), Ali Mazi dalam acara roadshow kesiapan sumber daya pertahanan negara di Markas Komando Resor Militer (Korem) 143 Haluoleo, mengaku sudah menandatangani SK dimaksud.

“Kita sudah selesaikan kemarin (Kamis, red),” katanya.

“Jadi, untuk yang 9 itu sudah diteken. Sementara yang 6 itu diverifikasi dulu semua, karena nanti kita libatkan aparat penegak hukum.  Karena kalau IUP-IUP yang sudah klir sembarang kita membatalkan, kita juga ndak benar,” alasnya.

Berkait pencabutan 6 IUP yang sementara ini statusnya dibekukan, Ali Mazi mengatakan, pihaknya akan membentuk tim mulai dari forum koordinasi pimpinan daerah (fokopimda),  pemprov bersama pihak Universitas Halu Oleo (UHO), kemudian tim akan turun langsung ke lapangan.

Tim akan mengkaji secara hukum mengenai apa alasan-alasannya, kemudian dikonsultasikan baik di tingkat musyawarah daerah maupun di pusat.

“Di sana (pusat, red) jugan nanti kita minta bantuan untuk memberikan pertimbangan yuridis. Yah, mudah-mudahan semua pihak puas dengan apa yang kita putuskan,” bebernya.

Sementara, Rektor UHO ‎Prof Dr Muh Zamrun Firihu SSi MSi yang dikonfirmasi wartawan koran ini mengatakan, proses pencabutan IUP bisa dievaluasi semua, mulai aspek hukum dan aspek kajian akademis.

“Artinya begini, kita berbuat yang terbaik untuk Sulawesi Tenggara. Jadi, untuk masyarakat Wawonii saya mohon kerja samanya,” ucapnya. (p3/iis)

To Top