Beranda

Sepanjang Maret, Polda Ungkap 6 Kasus Narkoba

Wadirresnarkoba Polda Sultra AKBP La Ode Aries El Fathar (dua dari kiri) menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang disita dari 12 tersangka. (FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Selama Maret 2019, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap 6 kasus narkoba, dengan 12 orang tersangka.

Dari pengungkapan tersebut, total barang bukti yang diamankan yakni 877 gram narkoba jenis sabu-sabu dan 328 gram jenis ganja.

Wakil Direktur Reserse Narkoba (Wadirresnarkoba) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) La Ode Aries El Fathar mengatakan, Senin (25/3), pihaknya terus berupaya menanggulangi penyalahgunaan narkoba. Salah satu cara yang dilakukan yakni penindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba.

Aries menyebut, sari 12 tersangka ersebut, 2 di antaranya merupakan warga asal Sulawesi Selatan (Sulsel). Sementara, 10 lainnya merupakan warga asli Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Sebagian besar tersangka adalah kurir, yang merupakan jaringan antarprovinsi. Dan, ada juga tersangka yang merupakan jaringan Lapas (Lemabaga Pemasyarakatan) Kendari,” terangnya.

Barang bukti terbesar, beber Aries, disita dari tersangka bernama Jainuddin (38), dengan total 450 gram sabu-sabu. Tersangka dibekuk pada 2 Maret lalu di Jembatan Sampara saat hendak membawah sabu-sabu dari Unahaa ke Kendari.

“Tersangka Jainuddin ini juga seorang kurir yang merupakan jaringan pengedar sabu-sabu antarprovinsi,” perwira polisi dengan 2 melati di pundak ini.

Lebih lanjut, Aries menegaskan, peredaran narkoba sudah menjadi ancaman serius. Sehingga, pihaknya akan terus menindak tegas para pelaku penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilyah hukum Polda Sultra. (p2/man)

To Top