Arena

Sulkarnain Kadir: Atlet Harus Bersabar

KENDARI, BKK – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari diminta agar segera  mencairkan bonus bagi atlet yang meraih medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra XIII yang digelar di Kabupaten Kolaka 2018 lalu.

Permintaan ini disampaikan Ketua Pengurus Cabang  (Pengcab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Kendari Azaeinaluddin, saat ditemui, Kamis (14/3).

“Porprov XIII sudah selesai tiga bulan lalu. Namun hingga sekarang belum ada kejelasan kapan bonus akan dicairkan untuk atlet,” ujar Azaeinaluddin.

Dikatakannya, ketidakjelasan bonus atlet dari Pemkot Kendari sudah kali kedua terjadi. Sebelumnya, pada Porprov XII di Kabupaten Buton Utara (Butur), pembayaran bonus juga terkatung-katung.

“Kami seluruh cabor tentu sudah memberikan yang terbaik bagi Kota Kendari, khusunya atlet. Terbukti kami bisa mengantarkan Kota Kendari menjadi juara umum di porprov,” katanya.

Diungkapkannya, tak hanya soal waktu pemberian bonus yang belum jelas, namun juga besaran bonus yang akan diberikan pun belum jelas. Untuk itu, ia meminta KONI bersama Wali Kota Kendari duduk bersama  memberikan kejelasan besaran bonus dan kapan akan diserahkan.

“Info yang kami dengar, bonus emas Rp15 juta, tetapi ini sebatas info belum ada pemberitahuan resmi dari wali kota maupun Ketua KONI Kendari,” terangnya.

Menurutnya, jika Pemkot Kendari ingin mendapatkan kepercayaan dari para atlet, maka harus bisa memberikan kejelasan terkait bonus porprov lalu. Sebab, hal ini akan  berpengaruh dengan tingkat kepercayaan atlet kepada pemerintah ke depannya.

Sementara itu, salah satu petinju Kota Kendari Joni mengatakan, bonus porprov lalu adalah hadiah atau penghargaan yang sudah janjikan kepada para atlet yang meraih medali baik itu emas, perak  maupun perunggu. Namun, saat ini Pemkot Kendari belum juga menyerahkan bonus tersebut.

“Untuk itu, saya harap bonus tersebut agar segera diserahkan ke atlet, untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi, kami para atlet akan diperhadapkan dengan beberapa event olahraga tingkat nasional, seperti prakualifikasi pekan olahraga nasional (pra PON) dan PON XX di Papua 2020.

Sebelumnya, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, bonus atlet ini akan dianggarkan pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan 2019.

Keterlambatan pencairan bonus, kata dia, karena APBD 2019 sudah diketuk palu, sebelum  porprov digelar.

“Untuk itu, kami minta kepada  atlet untuk bersabar, Insya allah di APBD perubahan akan kami anggarkan,” pungkasnya. (cr2/nur)

To Top