Beranda

Polda Pastikan Demonstrasi Tak Pengaruhi Keamanan Jelang Pemilu

Kabidhumas Polda Sultra AKBP Harry Goldenrhardt mendapingi Wakil Gubernur Sultra Lukman ABunawas saat menerima massa aksi menuntut pencabutan IUP di Wawanii. (FOTO:SUHARDIMAN/BERITA KOTA KENDARI)

KENDARI, BKK – Kepolsian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan, aksi unjuk rasa yang terjadi akhir-akhir ini tidak terlalu mempengaruhi kondisi keamanan jelang pemilihan umum (pemilu) 2019.

“,Jadi tidak terlalu berpengaruh. Setelah kejadian itu, situasi Sultra, khusunya Kota Kendari masih kondusif,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Goldenrhardt, Kamis (14/3).

Sebab, sambung dia, unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) bersama dengan mahasiswa tak ada hubungannya dengan politik.

Harry menjelaskan, penyampaian aspirasi di depan umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin Undang-Undang (UU). Hanya saja, dalam penyampainnya, masayarakat punya kewajiban untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban (kamtibmas) tetap kondusif.

“Kami apresiasi aksi hari ini, karena berjalan kondusif. Ke depan, kita sama-sama menjaga agar situasi kamtibmas di Sultra tetap terjaga,” katanya.

Menurut dia, langkah yang diambil pemerintah provinsi (pemprov) membutuhkan berbagai pertimbangan. Mengingat, persoalan pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) melalui proses cukup panjang.

“Saya kira, langkah pemerintah menyelesaikan masalah ini, cukup tepat. Dan, kami sebagai aparat keamanan akan terus memastikan kondisi Sultra tetap aman. Bukan hanya situasi jelang pemilu ini, melainkan semua aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat dan pembangunan di Sultra,” pungkasnya. (p2/man)

.

ARSIP

Copyright © 2019

To Top