Kasuistika

Perahu Nelayaan Sulaho Terbalik Dihantam Ombak

(Foto,MANSIRAL/BERITA KOTA KENDARI)
Korban Kasmawati (35) saat menjalani perawatan di Puskesmas Lambai

LASUSUA, BKK – Sebuah perahu nelayan milik warga Desa Sulaho Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara dihantam gelombang laut setinggi 3 meter di Perairan Lambai, Kamis (14/3). Satu keluarga  berjumlah empat orang  yakni Sudianto (39), Kasmawati (35), Sartika (29) dan Irma (4), yang tumpangi perahu tersebut nyaris tewas ditelan ombak.

Babinkantibmas Desa Sulaho Brigadir Ilham Lahi mengungkapkan, nelayan tersebut sebelumnya dari Pasar Lambai dan hendak pulang ke rumanya. Namun, baru keluar sekira 200 meter dari bibir pantai tiba-tiba ombak setinggi 3 meter menghantam kapal mereka hingga tengelam.

“Warga Desa Sulaho memiliki kebiasan untuk belanja kebutuhan pokok memakai trasportasi perahu tradisional yang bermesin. Biasanya kalau bukan Pasar Lambai tempat belanja, biasa di Pasar Lasusua,” kata Ilham.

Menurut Ilham, saat dihantam ombak dan perahu tengelam,  korban sempat berteriak meminta pertolongan. Teriakan mereka yang berpegangan di kapal yang akan tengelam itu didengar warga setempat bernama Asbaruddin.

“Selain Asbaruddin saat itu kebetulan beberapa warga Lambai berada di bibir pantai. Saat itulah warga berenang ke tengah laut dengan memakai 2 buah jerken sebagai pelampung menolong keempat korban yang nyaris tengelam,” ujar Ilham.

Korban, lanjut Ilham, langsung dilarikan ke Puskesmas Lambai untuk diberikan pertolongan. Setelah mendapa perawatan medis, keempat korban sudah membaik namun masih harus menjalani perawatan akibat banyak menelan air laut.

“Meskipun korban selamat dan tidak terluka, namun kapal dan bahan-bahan makanan pokok seperti beras, mie instan dan yang lainnya tidak dapat diselamatkan. Kerugian diperkirankan sekitar Rp25 juta,” tutur Ilham. (r6/nur)

To Top