Lingkar Sultra

Jadi Istri Kedua, CPNS di Muna Batal Dapat NIP

Rustam

RAHA,BKK- Badan Kepegawain Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Muna, kini tengah memproses penyelesaian administrasi 264 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos seleksi 2018 lalu. Rencananya, pemberian nomor induk pegawai (NIP) untuk calon abdi negara itu akan dilakukan April mendatang.

Namun demikian, CPNS  yang lolos seleksi itu tidak seluruhnya bisa mendapatkan NIP atau resmi terangkat menjadi PNS, jika dokumen yang dikirim ke badan kepegawaian nasional (BKN) tidak sesuai fakta di lapangan.

Seperti yang terjadi di Muna, fakta di lapangan ditemukan ada CPNS yang menjadi istri kedua. Sementara sesuai ketentuan BKN,  CPNS yang tengah atau akan menjadi istri kedua maka tidak bisa diangkat menjadi PNS meskipun telah lolos seleksi.

“Para CPNS ini kan telah menandatangani surat peryataan bunyi seperti ini tidak sedang dan akan menjadi istri kedua. Tapi faktanya kita temukan itu ada di Muna. Nah CPNS ini pasti akan di TMS-kan oleh BKN dan tidak akan terima NIP,”  ungkap Pelaksana tugas (Plt) BKPSDM Muna Rustam, saat ditemui, Kamis (14/3).

Namun demikian, Rustam enggan menyebutkan jumlah CPNS yang batal terangkat karena terjanggal aturan tersebut. Dia hanya memastikan, peserta yang dinyatakan lolos dan mendapatkan NIP akan mulai bekerja 1 Maret mendatang dengan status PNS.

“Saat ini proses pengimputan administrasi CPNS kita di BKN sudah mencapai 50 persen. Artinya 50 persen NIP para CPND kita sudah ada. Sedangkan sisanya pekan ini kita akan berangkat lagi ke BKN, untuk merampungkan pengimputan datanya,” terang Rustam.

Sementara itu, pelaksanaan orientasi CPNS telah berlangsung di sejumlah daerah. Namun di Muna, menurut Rustam, akan dilakukan setelah penyerahan NIP.

“Masalahnya jangan sampai kita gelar orientasi duluan, sementara ada CPNS yang TMS (tidak memenuhi syarat) oleh BKN kan kasian juga. Jadi kita tunggu sampai semua administrasi tuntas diinput di BKN dan NIP-nya sudah ada semua,” pungkasnya. (tri/nur)

.

ARSIP

Copyright © 2019

To Top