Beranda

Disperindag: Tak Ada Tabung Palsu, yang Kita Temukan Penimbunan

Ilustrasi.

KENDARI, BKK – Setelah menerima laporan adanya dugaan tambung palsu elpiji 3 kilogram (kg), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kendari bersama Pertamina langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (12/3).

Salah satu tempat yang dituju yaitu agen penyalur Fitriani Daeng Ngai, yang beralamat di Jalan Lasandara Kota Kendari.

“Saat kami melakukan sidak, kami tidak menemukan tabung gas elpiji yang diduga palsu,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperidag Kota Kendari Ida Rianti, Kamis (14/3).

Ditegaskan, sebenarnya bukan palsu, hanya saja labelnya terbuka. Bahkan, jelas dia, berdasarkan informasi yang dilakukannya kepada warga setempat, mereka mengaku tidak pernah membeli tabung palsu di agen pengecer itu.

“Tapi, saat kami tutun lapangan, kami menemukan kasus lain. Agen tersebut kami temukan melakukan penimbunan tabung gas elpiji 3 kg,” paparnya.

Berkait temuan itu, kata Ida, pihaknya bersama Pertamina sepakat untuk memberikan sanksi yang tegas kepada agen tersebut.

“Kesepakatan kami bersama Pertaminan, agen dan pengecer tersebut kami setopkan suplai elpiji 3 kg. Karena, kami menduga ada indikasi kerja sama antara agen dan pengecer,” jelasnya.

Ida menyebut, agen tersebut tidak akan mendapatkan suplai gas elpiji hingga 3 bulan ke depan. Bahkan, penyalur tabung gas elpiji di pangkalan tersebut akan diberhentikan pihak Pertamina.

“Kami masih akan melakukan pemantauan di lapangan. Hal itu, kami lakukan agar agen gas elpiji tidak berbuat macam-macam,” pungkasnya. (r2/man)

To Top