Lingkar Sultra

Dikunjungi Anggota VI BPK RI, Amrullah Paparkan Progres Pembangunan Konkep Pasca Pemekaran

HUSAIN/BERITA KOTA
Suasana penyambutan rombongan Anggota VI BPK RI Prof Harry Azhar Azis MA PhD bersama Anggota Komisi XI DPR RI Dr H Mz Amirul Tamim MSi yang berkunjung ke Konkep, Kamis (14/3).

LANGARA, BKK –  Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Prof Harry Azhar Azis MA PhD bersama anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr Mz Amirul Tamim MSi,  Kamis (14/3), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Kesempatan ini tidak disia-siakan Bupati Konkep Ir H Amrullah MT untuk memaparkan kondisi pembangunan di daerahnya itu, baik infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM)  sebelum dimekarkan hingga sekarang.

Di hadapan dua pejabat tinggi negara tersebut, Amrullah menceritakan kondisi infrastruktur terutama jalan lingkar Wawonii yang belum terakses, yang setiap tahunnya membuat masyarakatnya terutama di wilayah Tenggara dan Utara  kesulitan mendapat bahan baku makanan.

“Sebelum mekar, keluarga kami di Wawonii Tenggara dan Wawonii Utara terutama pada saat musim angin timur, mereka kekurangan bahkan kesulitan mencari bahan makanan. Mereka bukan tidak punya uang, tetapi akses jalan yang tidak ada, jalan lingkar (darat) belum terakses, kemudian jalur laut mengancam keselamatan karena ombaknya sangat besar kalau musim Timur. Tetapi Alhamdulillah setelah dimekarkan jalan lingkar sudah terakses, jalan yang jaraknya 20 kilo meter yang dulunya butuh waktu tempuh berjam-jam, sekarang hanya butuh waktu setengah jam sudah sampai di tujuan,” papar Amrullah.

Selain memaparkan progres pembangunan infrastruktur Konkep yang disebutnya dimulai dari nol, mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Konkep ini juga menyampaikan program unggulan di masa pemerintahan periode pertamanya ini untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Salah satunya yakni program Beasiswa Cerdas Wawonii yang dianggarkan Rp6 miliar setiap tahun dan berjalan sejak   2017 lalu.

“Alhamdulillah dengan program ini, minat putra putri Wawonii untuk menuntut ilmu meningkat. Informasi dari dinas pendidikan yang mengelola program ini, ada kurang lebih 1.200 mahasiswa yang ikut dapat program  (Beasiswa Cerdas Wawonii) ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Prof Harry Azhar memuji program beasiswa yang dicanangkan  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konkep itu.  Ketua BPK RI periode 2014-2017 tersebut menyebut, program peningkatan SDM ini visioner dan  tepat untuk percepatan daerah yang baru dimekarkan.

“Program beasiswa ini sangat visioner. Rakyat harus dicerdaskan, sebagai daerah yang baru dimekarkan ini sangat tepat sebagai langkah awal untuk menyejahterakan rakyat, kalau APBD Konkep meningkat, anggaran beasiswa juga perlu ditambah, kalau perlu utus putra putri Konawe Kepulauan menuntut ilmu di luar negeri,” usulnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kinerja para kepala desa (kades) dalam mengelola dana desa (DD), Harry Azhar juga mengusulkan kepada Bupati Konkep agar memberikan insentif kepada kades berprestasi.

“Kalau ada kepala desa terbaik dalam melakukan pembangunan, bisa diberi insentif entah ditambah anggaran desa dari Rp1,1 miliar misalnya ditambah atau dilipat gandakan menjadi Rp2,2 miliar, atau diberi kesempatan study tour ke Sungapura atau di negara lain. Ini untuk menumbuhkan semangat para kepala desa untuk melakukan pembangunan di desanya,” katanya. (r4/nur)

.

ARSIP

Copyright © 2019

To Top