Headline

Antisipasi Demo Susulan, Polda Minta Bantuan Yonif 725 Woroagi

Sebanyak 94 prajurit TNI mengikuti apel siaga di Mapolda Sultra, membantu polisi dalam pengamanan unjuk rasa.

KENDARI, BKK– Muncul kabar adanya unjuk rasa susulan pada Rabu (13/3), Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiagakan 1.000 personel pasukan untuk mengamankan kantor gubernur.

Pantauan wartawan koran ini kemarin, sekeliling kantor gubernur sudah dipasangi kawat duri.

Bahkan satu jalur jalan depan kantor gubernur dan polda sudah  ditutup. Sejumlah polisi disiagakan di lokasi tersebut. Baik di halaman kantor gubernur, pintu masuk, serta di jalan raya.

Selain personel kepolisian, beberapa prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) nampak mengikuti apel siaga di halaman Mapolda Sultra.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harry Goldenhart menyebutkan, keterlibatan TNI atas permintaan Kapolda.

“Mereka dari Yonif 725 Woroagi berjumlah 63 personel serta 31 personel dari Kodim 1417 Kendari,” terang Harry.

Kepada masyarakat dan mahasiswa yang akan melakukan aksi susulan, lanjut Harry, pihaknya mengimbau agar penyampaian aspirasi di muka umum dilakukan sesuai dengan undang-undang (UU).

“Serta, dalam penyampaian pendapat tersebut harus menjaga ketertiban umum. Dan, harapan kami, kejadian anarkis seperti kemarin tidak terjadi lagi,” warningnya. (p2-p3/iis)

To Top