Headline

85 Penghuni Lapas Perempuan Kendari, 10 Terlibat Pembunuhan

Iluastrasi

KENDARI, BKK- Penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) didominasi narapidana (napi) yang tersandung kasus narkoba.

“Jumlah narapidana yang menjalani hukuman di Lapas Perempuan tersebut sebanyak 85 orang, dari jumlah itu ada 38 napi yang tersandung kasus narkoba atau hampir sekitar 50%,” ungkap Rita Ribawati, Kepala Lapas Perempuan, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (14/2).

Menurutnya,  para narapidana perempuan yang menjalani hukuman ini terjebak dalam kasus narkoba karena faktor keluarga dan lingkungan sekitar.

“Mereka yang terjebak kasus narkoba umumnya membantu suami, pacar, hingga teman sepergaulan, namun tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat kegiatan yang mereka lakukan,” ujar Rita.

Dari 38 napi kasus narkoba, lanjut dia, hanya ada satu orang napi residivis kasus yang sama, sementara yang lain tersangkut kasus karena adanya pengaruh keluarga dan lingkungan pergaulan.

“Untuk mengantisipasi agar tidak terjebak kembali dalam kasus yang sama, kami rutin melakukan kegiatan kerohanian, hingga kegiatan kreativitas, seperti, pelatihan pembuatan kue atau kursus kecantikan yang bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Sultra,” terangnya.

Jadi, lanjut dia, kalau mereka nanti sudah bebas dari sini, mereka sudah punya keahlian masing-masing untuk dikembangkan hingga ke depanya hidup mereka  akan lebih baik lagi.

Untuk diketahui, data narapidana yang menjalani hukuman di Lapas Perempuan sebanyak 85 orang, 38 orang di antaranya merupakan kasus narkoba, 19 orang tersangkut kasus tindak pidana korupsi, dan 10 orang lainnya narapidana pembunuhan. (cr2/iis)

.

ARSIP

Copyright © 2019

To Top