Beranda

Ratusan Pelajar di Kendari Tolak Perayaan Valentine Day

Ratusan pelajar dan siswa dari berbagai sekolah di Kota Kendari mengikuti Pesan Trend Milenial 2019. (FOTO:SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Ratusan pelajar dan siswa yang tergabung dari berbagai sekolah di Kota Kendari menolak perayaan valentine day atau hari kasih sayang 2019.

Penolakan valentine day yang diperingati setiap 14 Februari ini disepakati dalam kegiatan Pesan Trend Milenial 2019 bertajuk “Cinta Sehat tanpa Maksiat” yang diselenggarakan di Aula Pendopo Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kendari, Minggu (10/2).

Penggagas PesanTrend Milenial 2019, Fitrah Abu Fatih mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi para remaja dan pelajar untuk memahami, bahwa perayaan valentine day merupakan perayaan yang bertentangan dengan ajaran Islam dan lebih menjerumus kepada maksiat.

“Sudah jelas, valentine day bagian dari budaya orang-orang kafir. Apabila ada seorang Muslim ikut merayakannya maka ia bagian dari orang-orang kafir tersebut,” ujarnya.

“Sebagai seorang Muslim harus menolak valentine day itu. Dan, perlu juga kita sampaikan kepada orang lain agar menjauhi perayaan semacam ini,” tambah Fitrah.

Founder Komunitas Anak Muda Ngaji Kendari ini menambahkan, perayaan valentine day ini merupakan strategi orang-orang kafir untuk merusak generasi muda Muslim agar jauh dari ajaran Islamnya dan lebih mengikuti budaya dan kebiasaan orang kafir.

Olehnya itu, Fitrah berharap, agar seluruh generasi muda Muslim bersama-sama menjauhi budaya-budaya orang kafir. Dan, komitmen untuk mempelajari agama Islam lebih mendalam lagi.

“Anak-anak muda hari ini merupakan harapan umat untuk mendakwahkan Islam ke depannya. Maka kami berharap budaya dan kebiasaan yang bukan dari Islam harus kita jauhi dan istiqomah mengikuti ajaran Nabi Muhammad,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan PesanTrend Milenial tersebut merupakan acara yang mengolaborasikan berbagai komunitas hijrah di Kendari, di antaranya adalah Komunitas Sahabat Hijrah, Anak Muda Ngaji, Pemuda Move On, Indonesia Tanpa Pacaran, Pemuda Kaffah, Pelajar Cinta Quran, Anak Muda Hijrah, dan Kominitas Yuk Istiqomah. (cr1/man)

To Top