Suksesi

KPU Muna Sosialisasi di Rutan Raha

Ketua KPU Muna Kubais berbicara di hadapan ratusan warga binaan Rutan Kelas II B Raha.

RAHA, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna terus melakukan sosialisasi aturan pemilu 2019. Kali ini, Sabtu (9/2), mereka menyambangi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Raha. Ratusan warga binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Ketua KPU Muna Kubais mengatakan, sosialisasi pemilu sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu. Kegiatan semacam ini, sebut dia, dilakukan sejak tanggal 24 Januari hingga 15 Febuari 2019.

“Sosialisasi kita lakukan di  11 basis dan 32 titik. Setiap titik dihadiri 1 komisioner sebagai pematerinya, sehingga dalam 1 hari ada 5 titik sosialisaai pendidikan pemilu yang kita lakukan,” terangnya.

Salah satu materi yang dibahas dalam sosialisasi terhadap warga binaan yaitu mengenai pemilih berstatus pindah pemilih.

Kubais menjelaskan, bagi warga binaan yang berasal dari luar daerah Muna yaitu Muna Barat (Mubar) dan Buton Utara (Butur), hanya mendapatkan 4 jenis surat suara. Begitu pula bagi tahanan yang berasal dari kecamatan yang tidak 1 daerah pemilihan (dapil) dengan letak Rutan Raha (Kecamatan Lasalepa).

“Sebab, mereka itu pindah antarkabupaten dan antarkecanatan yang tidak berada dalam 1 dapil. Kecuali warga binaan yang berasal dari Kecamatan Lasalepa, Napabalano, dan Towea maka warga binaan itu akan diberikan 5 surat suara karena 1 dapil,” jelasnya.

Kubais menyebut, ada 292 warga binaan yang pindah dapil di Rutan Raha. Dijelaskan, terhadap pemilih yang sudah terdaftar di kabupaten atau kecamatan lain, KPU Muna akan mencatatnya dalam daftar pemilih tambahan (DPTb). Dan, bagi pemilih yang belum terdaftar dalam DPT maka akan dicatat dalam formulir daftar pemilih khusus (DPK).

“Dan, kalau pindah memilih masih dalam 1 dapil dengan sebelumnya maka tetap mendapatkan 5 jenis surat suara. Tetapi kalau pindah memilih di dapil berbeda maka surat suara DPRD kabupaten tidak akan diberikan, sehingga hanya 4 jenis surat suara yang didapatkan orang yang bersangkutan,” terangnya.

Lebih lanjut, Kubais mengatakan, bagi pemilih yang sudah dicatat dalam DPT, lalu karena keadaan tertentu dia memilih di TPS lain karena pindah domisili, tugas belajar, mendampingi orang sakit atau sakit, menjalankan tugas negara maka mereka wajib menyerahkan form pindah memilih model A5 kwk. (tri/man)

To Top