Lingkar Sultra

Satu Penderita DBD Ditemukan di Muna, Dinkes Lakukan Fogging

(FOTO:FITRI/BKK)
Petugas Dinkes Muna sedang laksanakan fogging di rumah warga di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Mangga Kuning Kecamatan Katobu Raha

*Warga Diimbau Jaga Kebersihan Lingkungan

RAHA, BKK – Satu orang penderita penyakit demam berdarah  ( DBD) ditemukan   di Kabupaten Muna. Saat ini, korban penyakit berbahaya yang ditularkan melalui gigitan nyamuk itu, tengah dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) setempat.

“Sudah ada satu orang korban DBD di Jalan Basuki Rahmat. Korbannnya anak anak baru usia 7 tahun. Informasi yang kami terima korban positif kena DBD, Jumat ( 1/2). Saat ini korban sudah dirawat di RSUD Raha,” terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna Hasdiman Maane SKM MKes ditemui, Sabtu (2/2).

Menyikapi adanya warga yang terkena DBD, aku Hasdiman, pihaknya langsung melaksanakan fogging di Jalan Basuki Rahmat tersebut yang terletak di Kelurahan Mangga Kuning Kecamatan Katobu  Kota Raha Kabupaten Muna.

“Fogging kita lakukan kalau sudah ada warga yang terkena DBD. Makanya kami langsung lakukan fogging di TKP. Radiusnya 100 meter dari TKP baik Utara, Barat, Timur dan Selatan. Kemudian kami juga lakukan pembagian bubuk Abate ke warga,” urainya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tetap hidup sehat dan menjaga lingkungan selalu bersih. Dengan demikian, warga dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan virus dengue itu.

“Pergantian musim seperti ini memang rentan terjadi DBD. Makanya masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungannya,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Puskesmas Katobu La Ode Mustafa yang ditemui di lokasi pelaksanaan fogging mengatakan, pihaknya sudah melalukan penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi  bahaya DBD dan penularannya. Selain itu, pihaknya juga membagikan abate kepada warga.

“Jauh-jauh hari kami sudah mendapat surat dari Dinkes Muna bahwa kasus DBD di Sultra sedang meningkat. Makanya, kami langsung melakukan penyuluhan tentang bahaya DBD dan pencegahannya di masyarakat,” ujarnya. (tri/nur)

To Top