Beranda

Caleg Meninggal Dunia Tetap Ikut Pemilu, Suara Kembali ke Parpol

(FOTO:MITA/BKK)
La Ode Abdul Natsir.

KENDARI, BKK – Ketua Komisi Pemililihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Abdul Natsir menegaskan, calon legislatif (caleg) yang meninggal dunia tetap ikut pemilu. Pasalnya, posisi caleg tidak bisa diganti dan namanya tetap muncul dalam kertas suara.

“Suara yang memilih dia (caleg meninggal dunia) akan tetap sah dan akan terhitung di suara partai yang mencalonkannya,” terang Natsir kepada Berita Kota Kendari (BKK), Senin (4/2).

Dijelaskan, jika misalnya caleg meninggal dunia memiliki suara terbanyak maka yang akan menggantikannya adalah pemilik suara terbanyak kedua.

Natsir menambahkan, nantinya saat akan dilakukan pemilihan KPU setempat akan mengummumkan caleg yang meninggal dunia.

“Akan tetapi caleg tersebut tidak akan dicoret, tidak ada tanda khusus di kertas suara. Karena, surat suara telah di cetak,” katanya.

Lebih lanjut, Natsir mengatakan, jika meihat aturan yang sesui maka caleg yang meninggal dunia secara otomatis akan menjadi tidak memenuhi syarat sebagai caleg.

Untuk diketahui, salah seorang Caleg Kabupaten Wakatobi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Jafruddin (36) meninggal dunia. (p1/man)

To Top