Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pemkot Kendari Mulai Terapkan e-SPPD

51

KENDARI, BKK- Kebijakan e-SPPD (surat perintah perjalanan dinas elektronik) mulai diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengambil tonggak Senin (7/1), ditandai dengan peresmian oleh Pelaksana  Tugas (Plt) Wali Kota Sulkarnain.

Peresmian e-SPPD dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi website kendarikota.go.id, yang diharapkan bisa menjadi sarana informasi bagi masyarakat terkait kegiatan-kegiatan aparat pemerintahan.

Sulkarnain saat peresmian mengungkapkan, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan dan memperpendek jalur birokrasi, sedangkan sistem SPPD elektronik dibuat sebagai bentuk pengawasan serta controlling laporan keuangan perjalanan dinas para satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Kalau selama ini manual dan membutuhkan waktu lama, dengan menggunakan sistem elektronik tidak perlu lagi tatap muka atau kejar-kejaran lagi dengan sekot kalau butuh disposisi,” paparnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Kendari Susanti mengatakan, e-SPPD merupakan aplikasi perjalanan dinas secara daring yang dapat diakses melalui Android.

Dijelaskan, aplikasi ini menjelaskan izin prinsip sampai laporan pertanggung jawaban, sehingga pejabat bisa mengontrol kinerja bawahannya yang melakukan perjalanan dinas pada sistem digital.

“Aplikasi ini memudahkan kita dalam bekerja, kaitannya dengan administrasi, juga membantu pemerintah kota dalam pengelolaan anggaran secara transparan, serta bisa mencegah kecurangan dalam perjalanan dinas,” rincinya.

Sulkarnain melanjutkan, website kendarikota.go.id harus dimanfaatkan betul aparat pemerintah.

“Website ini untuk mengabarkan kepada seluruh masyarakat, walaupun kita tahu sekarang era sosial media sangat mudah menyampaikan informasi kepada masyarakat, tapi dengan adanya website ini kita akan lebih terkoordinasi dan terorganisasi.”

Lebih jauh, Sulkarnain mengatakan, website ini bakal menjelaskan kepada masyarakat kegiatan-kegiatan apa saja yang dilakukan oleh pemkot, termasuk informasi yang diberikan akan lebih lengkap dan akurat.

“Dan, memang saat ini kita belum terbiasa mengabarkan semua yang kita lakukan kepada masyarakat. Termasuk saya sendiri belum terbiasa untuk menyampaikan seluruh kegiatan kepada masyarakat. Tetapi, harus kita sadari bahwa masyarakat berhak untuk mengetahui, sebab semua fasilitas yang kita gunakan bersumber dari dana masyarakat, sehingga kita berkewajiban untuk menginformasikannya,” alasnya.

Ia menambahkan, peluncuran website bukanlah untuk narsis ataupun untuk mendapat pujian dari masyarakat.

“Dan saya sudah menyampaikan di rapat sebelumnya bahwa setiap organisasi perangkat daerah (OPD) termasuk camat dan lurah harus mengabarkan setiap kegiatanya. Setidaknya ada satu berita ataupun informasi dalam sepekan.  Jadi, masyarakat tahu apa yang kita lakukan, apa yang kita kerjakan dan kita berhak menerima masukan dan kritikan jika apa yang kita kerjakan tidak sesuai dengan harapan,” ucapnya. (p4/iis)

Comments are closed.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"