Arena

Perkemi Sultra Target Empat Kelas Lolos di PON

KENDARI, BKK – Pengurus Pengprov (Pengprov) Persatuan Kempo Indonesia (Perkemi) Sulawesi Tenggara (Sultra), menargetkan atletnya lolos di empat kelas dalam  pekan olahraga nasional (PON) 2020 di Papua.

Ketua Pengprov Perkemi Sultra Harmin Ramba mengatakan, sebelum berlaga di PON, atlet kempo lebih dulu mengikuti ajang prakualifikasi PON 2019.

”Artinya, di Pra PON nanti, atlet kempo dituntut merebut tiket lolos menuju PON di Papua,” ujar Harmin saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (17/1).

Ia menyebutkan, ada sembilan kelas yang rencananya akan diturunkan di Pra PON, yakni perkelahian bebas (Randori) Putra kelas 60, 65, dan 70 Kg, Randori Putri, kelas 55, 60, dan 65 Kg, kemudian Embu berpasangan Kekensi Putra, Embu Yudansa berpasangan putra, serta Embu berpasangan Kekensi putri.

Dari sembilan kelas yang diturunkan bertading di Pra PON, lanjutnya, merupakan atlet-atlet kempo terbaik Sultra.

”Dari sembilan kelas yang akan diturunkan di Pra PON, saya target ada empat kelas lolos di PON nanti. Artinya, kalau kita sudah lolos, maka kita sudah berpeluang mendapatkan medali, karena di PON itu, dalam satu pertandingan kita menang, kita sudah mendapatkan medali perak, kalau dua kali menang kita dapatkan perak dan seterusnya,” jelasnya.

Jadi memang, lanjutnya, di Pra PON ini atlet dituntut bisa merebut tiket lolos di PON. Olehnya itu, Perkemi Sultra akan melakukan persiapan yang lebih matang untuk menghadapi ajang tersebut.

Dalam waktu dekat, tambahnya, pihaknya akan memanggil peraih medali emas dan perak di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kolaka dari 17 Kabupaten dan kota di Sultra, untuk mengikuti tahap seleksi menuju Pra PON.

”Dalam waktu dekat ini kita akan akan panggil 33 atlet peraih emas dan perak di porprov. Mereka akan mengikuti tahap seleksi untuk berlaga di Pra PON nanti. Mudah-mudahan atlet kempo Sultra, dapat bersaing dengan provinsi lainnya, sehingga terget itu bisa dicapai,” pungkasnya. (cr2/nur)

To Top