Beranda

SMAN 5 Kendari Rencankan Pinjam Laptop Guru dan Orangtua Siswa

Andi Nurdin. (FOTO:SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Pemberlakuan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) menyisakan kendala pada pada beberapa sekolah menengah atas (SMA) di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tidak cukupnya komputer milik sekolah membuat guru harus memutar otak demi melaksanaan UNBK.

Misalnya, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kendari. Mereka berenacam meminjam laptop guru dan orangtua siswa.

“Hal ini kami lakukan karena komputer yang kami miliki¬† secara keseluruhan hanya berjumlah 48 unit. Tetapi hanya 35 yang bisa digunakan untuk UNBK, lainnya akan dipakai untuk kepengurusan administrasi sekolah,” terang Kepala SMAN 5 Kendari Andi Nurdin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/1).

Sementara, peserta ujian yang terdata secara online berjumlah 336 orang. Dari jumlah tersebut, pihak sekolah akan menyiapkan 4 ruangan dengan 3 sesi pelaksanaan.

“Dari jumlah tersebut maka membutuhkan kurang lebih 125 komputer,” katanya.

Dijelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengundang orangtua siswa untuk mencari solusi kekurangan komputer.

“Untuk itu, kekurangan tersebut yang kami upayakan kepada orangtua siswa. Kami berharap, pemerintah pusat maupun daerah bisa memantau langsung pelaksanaan UNBK,”pungkas Andi. (cr1/man)

.

ARSIP

To Top