Headline

Rumah Sakit PMI Kendari Tidak Lagi Melayani Pasien BPJS

Hendra J Rompas. (WATY/BKK)

KENDARI, BKK- Rumah Sakit (RS) Palang Merah Indonesia (PMI) Kendari tidak lagi melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Pasalnya, BPJS telah memutuskan kerja sama dengan dia per 1 Januari ini.

Kepala BPJS Kesehatan Kendari Hendra J Rompas menjelaskan, Senin (7/1), alasan pemutusan itu adalah RS itu belum terakreditasi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) 2017.

Sebelumnya, beber Hendra, BPJS bekerja sama dengan 18 RS di Sultra, salah satunya RS PMI Kendari.

“RS PMI Kendari tidak memiliki izin operasional. Dan, sebelum tahap akreditasi harus sudah ada surat izin operasional,” jelasnya.

Sedangkan 17 RS lainnya, ujar dia, sudah akreditasi dan sudah memiliki surat izin operasional, sehingga kerja sama dengan BPJS Kesehatan tetap berlanjut, karena sudah memenuhi standar yang sesuai dengan aturan Permenkes.

“Bagi rumah sakit sendiri dia melayani sesuai dengan aturan regulasi, di mana dalam dua tahun rumah sakit tersebut harus sudah akreditasi. Artinya, antara rumah sakit dan pasien sudah memang menjadi kewajiban rumah sakit untuk mempersiapkan diri untuk melayani,” paparnya.

Hendra melanjutkan, khusus RS PMI Kendari, 3 bulan sebelum pemutusan kerja sama sudah disampaikan melalui dinas kesehatan, manajemen RS, serta telah disampaikan juga kepada puskesmas bahwa ia tidak akan mengirim pasien lagi kalau belum memenuhi standar yang diberikan.

“Dan, rumah sakit lain karena dia sudah menyiapkan item-item tersebut maka kerja sama tetap berlanjut, sampai saat BPJS Kendari masih aman bekerja sama dengan rumah sakit pemerintah ataupun rumah sakit swasta,” terangnya. (p4/iis)

To Top