Lingkar Sultra

Pembahasan KUA-PPAS dan RAPBD Muna 2019 Mandek di DPRD

Ketua DPRD Muna H Abdul Radjab Biku

RAHA,BKK –  Naskah Kebijakan Umum Anggaran  dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2019 telah dimasukkan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna ke DPRD sejak November 2018 lalu. Namun, pembahasannya hingga kini  belum terlaksana.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah ( BKAD) Kabupaten Muna Ari Asis SE MSi mengungkapkan, kewajiban pemkab untuk menyampaikan KUA-PPAS  ke DPRD tersebut telah dilaksanakan. Olehnya, hingga kini pihaknya menunggu undangan dari pihak legislatif itu.

“Secara prosedur, semua sudah berada di dewan. Kita berharap pembahasan RAPBD tahun 2019 dapat berjalan lancar. Intinya kita pihak eksekutif tinggal menunggu undangan dewan saja,” terang  Ari saat ditemui di ruang kerjanya,  Senin ( 7/1).

Dijelaskannya, waktu pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RABD) 2019 itu tersisa 60 hari. Olehnya, jika pembahasan terus mandek dan tidak tuntas sampai batas waktu tersebut pihak Pemkab Muna akan mengambil langkah lain.

“Pasti Pemkab Muna akan mengambil langkah lain jika hingga batas 60 hari ke depan RAPBD kita belum diketuk di dewan. Langkahnya ya kita terpaksa gunakan Perkada, tapi saya berharap  itu tidak akan terjadi,” pungkasnya.

Di tempat terpisah Ketua DPRD Muna H Abdul Radjab Biku saat dikonfirmasi mengatakan, hingga kini  pihaknya masih mencari format untuk melakukan pembahasan RAPBD ini.

“Masalahnya ini kan hal baru bagi kita. Kalau dulu pembahasan KUA-PPAS lain, pembahasan RAPBD lain. Sekarang bisa  dibahas bersamaan,” ujar Radjab.

Namun demikian, ia mengaku pembahasan RAPBD tersebut akan terlaksana sesuai batas waktu yang ditentukan. Pihaknya juga segera menggelar rapat internal.

“Intinya kami berharap, pembahasan RAPBD kita akan tepat waktu dan kita tidak akan gunakan perkada (peraturan kepala daerah),” akunya.

Sementara itu, sejumlah Ketua Fraksi DPRD Muna di antaranya Awaluddin dari Fraksi PAN, La Samuri dari Fraksi Madani, dan Irwan dari Fraksi Hanura  mengaku  siap mengikuti rapat internal untuk persiapan pembahasan RAPBD itu.

“Kita tinggal tunggu teman-teman saja, begitu kuorum, langsung kita rapat,” tukas Awaluddin diamini ketua fraksi lainnya. ( tri/nur)

To Top